Breaking News:

Fakta Unik Sastrawan Legendaris Gerson Poyk yang Tak Banyak Diketahui!

Belum banyak orang yang mengenal dan mengetahui sosok dari Gerson Poyk dan sepak terjangnya di dunia sastra Indonesia.

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
Gerson Poyk 

TRIBUNWOW.COM - Sastrawan Indonesia terkemuka, Gerson Poyk tutup usia, Jumat (24/2/2017).

Sastrawan legendaris ini meninggal sekitar pukul 11.00 WIB di Rumah Sakit Hermina, Depok, Jawa Barat. Ia meninggal di usia 85 tahun.

Ia menderita penyakit jantung dan berbagai komplikasi lain selama empat tahun belakangan. Dalam beberapa hari terakhir, ia terpaksa harus menginap di rumah sakit.

Namun belum banyak orang yang mengenal dan mengetahui sosok dari Gerson Poyk dan sepak terjangnya di dunia sastra Indonesia.

Baca: Alasan Ratusan Orang Bikin Petisi untuk Sang Maestro Sastra, Gerson Poyk

Berikut informasi yang sudah tim TribunWow.com himpun mengenai Gerson Poyk, simak selengkapnya!

Gerson Poyk, yang memiliki nama lengkap Herson Gubertus Gerson Poyk adalah guru, jurnalis, novelis, cerpenis, dan budayawan yang setia menjalankan tugasnya hingga akhir hayatnya.

Pria yang lahir di Rote, Nusa Tenggara Timur, 16 Juni 1931 merupakan seorang sastrawan yang cukup banyak menerbitkan buku-buku sastra, sejak memulai karier sebagai penulis dan kemudian wartawan pada 1950.

Ia menolak tunduk didikte oleh paham materialisme dan bekerja untuk kemanusiaan sepanjang hidupnya.

Berdasarkan puluhan karya sastra berupa novel, maupun ratusan cerpen, serta tulisan lain yang diterjemahkan ke berbagai bahasa seperti, Belanda, Inggris, Jerman, Jepang, Turki, dan Rusia diberi tanda sebagai pahlawan.

Ia adalah lulusan Sekolah Guru Atas (SGA) di Surabaya. Hal itu juga yang menyebabkan dirinya pernah menjadi guru SMP dan SGA di Ternate, Maluku, serta di Bima, NTB.

Karya-karya sastranya dijadikan rujukan dalam perlajaran Bahasa Sastra Indonesia.

Ia juga pernah menjadi wartawan Sinar Harapan, surat kabar sore nasional yang pernah jaya dan menjadi surat kabar terkemuka di Tanah air.

Tercatat selama delapan tahun sejak 1962 sampai 1970 ia menjadi wartawan di surat kabar tersebut.

Meskipun setelahnya ia tidak lagi menjadi wartawan tetap, ia masih terus menghasilkan liputan-liputan yang menarik.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Gerson PoykSastrawan LegendarisKupangNusa Tenggara Timur (NTT)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved