Breaking News:

Inilah 10 Kebohongan Donald Trump Selama Menjadi Presiden Amerika Serikat

Selama bekerja sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah berkali-kali mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak terjadi.

Penulis: Ika Alya Iqlima Ghaisani
Editor: Tinwarotul Fatonah
Telegraph.co.uk
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato 

TRIBUNWOW.COM - Selama bekerja sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah berkali-kali mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak terjadi.

Kalaupun kejadian tersebut benar-benar terjadi, ia berbohong mengenai jumlah dan orang-orang yang ia sebutkan.

Seperti yang baru saja terjadi, Trump berusaha menjelaskan alasan ia mengacu pada insiden palsu keamaan Swedia pada hari Jumat (17/2/2017).

Pria kelahiran New York City 70 tahun lalu ini mempertanyakan mengenai aturan pengungsi di Eropa sembari mengeluhkan 'travel ban' yang tak disetujui pengadilan.

Ia bersikeras informasi itu ia dapatkan dari channel televisi favoritnya, Fox News, tanpa menyebutkan kapan berita tersebut ditayangkan.

Pria pemilik The Trump Organization ini menyebutkan hal tersebut dalam twitternya pada hari Minggu (19/2/2017).

Swedia meminta penjelasan kepada pihak Amerika Serikat.

Selain kasus tersebut, inilah 10 kasus lain yang disebabkan oleh Presiden Trump selama menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Donald Trump saat memberikan pidato
Donald Trump saat memberikan pidato (Mirror.co.uk)

1. Pelantikan

Presiden Trump berbohong mengenai jumlah warga yang mengikuti pelantikannya.

"Aku sedang berpidato, dan aku menatap ke arah mereka. Penduduk yang datang sangat banyak. Tampak seperti jutaan. Sampai Monumen Washington," ujar Trump saat pelantikan.

Sementara itu, estimasi yang beredar tidak sampai satu juta.

Bahkan, Trump menggunakan foto pelantikan sebelumnya dalam akun twitternya.

2. Terorisme

"Terorisme dan para teroris di Amerika Serikat sudah sampai pada titik yang tidak dapat diberitakan," ujar Trump.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
Donald TrumpPresiden Amerika SerikatHillary ClintonMytha LestariBarry Maheswara
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved