Breaking News:

Berkibar di Bidang Politik, Calon Gubernur Ini Ternyata Keturunan Pahwalan

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan ternyata adalah keturunan pahlawan nasional.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Twitter
Abudrrahman AR Baswedan 

Dalam artikel itu terpampang foto Baswedan mengenakan blangkon.

Ia menyerukan pada orang-orang keturunan Arab agar bersatu membantu perjuangan Indonesia dan mengajak keturunan Arab, seperti dirinya sendiri, menganut asas kewarganegaraan ius soli: di mana saya lahir, di situlah tanah airku.

Pada tanggal 4 Oktober 1934, setelah pemuatan artikel yang menghebohkan itu, ia mengumpulkan para peranakan Arab di Semarang, membuat kongres para pemuda perananakan Arab dan mengumandangkan Sumpah Pemuda Keturunan Arab yang menyatakan Indonesia sebagai tanah air dan akan berjuang untuk mendukung tercapainya kemerdekaan Indonesia.

Dari kongres tersebut lahirlah Partai Arab Indonesia (PAI), dan AR Baswedan dipilih sebagai ketua.

Sejak itu ia tampil sebagai tokoh politik dan meninggalkan Harian Matahari.

Padahal, ia mendapat gaji 120 gulden di sana, setara dengan 24 kuintal beras waktu itu, demi perjuangan, katanya.

Perjuangan AR Baswedan berlanjut di republik baru, bersama dengan Haji Agus Salim (Menteri Muda Luar Negeri), Rasyidi (Sekjen Kementrian Agama), Muhammad Natsir dan St. Pamuncak, AR Baswedan (Menteri Muda Penerangan) menjadi delegasi diplomatik pertama yang dibentuk oleh negara baru merdeka ini.

Mereka melobi para pemimpin negara-negara Arab dan berhasil meraih pengakuan pertama atas eksistensi Republik Indonesia secara de facto dan de yure oleh Mesir.

Lobi panjang melalui Liga Arab dan di Mesir itu menjadi tonggak pertama keberhasilan diplomasi yang diikuti oleh pengakuan negara-negara lain terhadap Indonesia, sebuah republik baru di Asia Tenggara.

AR Baswedan memiliki istri bernama Sjaichun.

Pada tahun 1948 Sjaichun meninggal dunia di Kota Surakarta karena serangan malaria.

Tahun 1950 AR Baswedan menikah lagi dengan Barkah Ganis, seorang tokoh pergerakan perempuan, di rumah KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta, Muhammad Natsir bertindak sebagai wali dan menikahkan mereka.

Dia dikarunia 11 anak dan 45 cucu.

AR Baswedan menyelesaikan naskah autobiografinya di Jakarta pada akhir bulan Februari 1986.

Sekitar 2 minggu kemudian, kondisi kesehatan AR Baswedan menurun dan meninggal dunia.

AR Baswedan dimakamkan di TPU Tanah Kusir berdampingan dengan para pejuang Indonesia yang menolak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. (Tribunseleb.com/Tribunwow.com/Fachri Sakti Nugroho)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Tags:
Anies BaswedanJoko AnwarDKI JakartaAbudrrahman AR BaswedanKopiTips KecantikanLife Hack
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved