Chappy Hakim Mundur dari Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Inilah Pendapat 4 Anggota DPR RI
Chappy Hakim, resmi mengundurkan diri dari posisi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) dan kembali ke posisi semula sebagai penasehat perus
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Chappy Hakim, resmi mengundurkan diri dari posisi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) dan kembali ke posisi semula sebagai penasehat perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut.
Dalam keterangan resmi PT Freeport Indonesia, seperti yang dilansir dari Tribunnews.com, Sabtu (18/2/2017), Chappy menilai menjabat sebagai Presdir Freeport merupakan kehormatan dan memerlukan komitmen waktu yang luar biasa.
"Saya telah memutuskan bahwa demi kepentingan terbaik bagi PTFI dan keluarga saya, saya mengundurkan diri dari tugas-tugas saya sebagai Presiden Direktur dan melanjutkan dukungan saya kepada perusahaan sebagai penasehat," ungkap Chappy.
Atas keputusan Chappy tersebut, Chief Executive Officer dan Presiden Freeport-McMoran Inc, Richard C Adkerson memahami keputusan Chappy tersebut dan akan terus menerima nasehat dan sarannya sebagai penasehat perusahaan.
"Kami memahami bahwa ini adalah keputusan yang sulit dibuat oleh pak Chappy, kami menyampaikan apresiasi atas jasa-jasa dan dukungan beliau terhadap perusahaan," ujar Richard.
Banyak pihak angkat bicara terkait keputusan yang diambil oleh Chappy tersebut.
Kemunduran Chappy yang merupakan mantan Kepala Staf TNI AU itu hanya berselang lima hari setelah kuasa hukum anggota DPR RI Mukhtar Tompo melaporkan Chappy ke Bareskrim Polri.
Chappy dilaporan karena menepis tangan Mukhtar Tompo pasca rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, serta bernada mengancam lantaran kritik yang dilontarkan saat rapat dianggap pedas.
Inilah pendapat para Anggota DPR RI terkait mundurnya Chappy Hakim dari jabatan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.
1. Joko Purwanto
Anggota Komisi VII DPR Joko Purwanto meyakini mundurnya Chappy dari jabatan tersebut bukan karena adanya tekanan darimanapun.
Joko juga mengatakan keputusan mundur adalah yang terbaik untuk Chappy.
"Tapi hal itu merupakan keputusan yang terbaik buat Bapak Chappy Hakim sendiri," kata Joko.
Joko mengatakan mundurnya Chappy Hakim dari jabatan tersebut merupakan hak pribadi yang melalui pertimbangan apapun.
"Sudah dipertimbangkan secara sebaik-baik-nya dengan segala sisi positif dan negatif-nya," kata politisi PPP itu.