Pramoedya Ananta Noer - Akrab dengan Penjara, Begini Kontroversi Sekaligus Prestasi Semasa Hidup
Karya-karya Pramoedya Ananta Toer selalu vokal mengkritik pemerintah. Inilah rangkuman jejak Pram yang dianggap kontroversial.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Laporan Wartawan TribunWow.com, Dhika Intan N A
TRIBUNWOW.COM - Pramoedya Ananta Toer merupakan sastrawan Indonesia yang kontroversial.
Senin (6/2/2017) menjadi peringatan hari ulang tahunnya ke-92.
Google Doodle pun merayakannya memajang sosok Pram di laman mesin pencari tersebut.
Wafat pada tahun 2006 silam, Pram banyak mengundang kontroversi melalui karya-karyanya.
Dikutip dari Tribunstyle.com, berikut rangkuman karya-karya Pram yang sering menjadi kontroversi:
1. Mengkritik Pemerintah
Pram sering menulis cerita, novel, jurnal, dan kronik sejarah yang bernada mengkritik pemerintah.
Di masa pemerintahan Belanda hingga Soekarno, sastrawan kelahiran Blora tersebut sering keluar masuk penjara karena karyanya yang dianggap terlalu berlebihan mengkritik pemerintah.

2. Dianggap Komunis
Saat rezim Soeharto berkuasa, Pram disebut sebagai orang komunis.
Ia pun sempat dipenjarakan di Pulau Buru, Maluku.
Meski begitu, Pria yang telah menerima banyak penghargaan ini justru mengaku sebaliknya.
Pram menyatakan, ia tidak pernah memihak ideologi apapun.
Ia mengatakan bahwa dirinya hanya berpihak pada keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan.
