Komentari Pendapat Cawapres Jokowi Adalah Prabowo, Fahri Hamzah: Saya Mengundurkan Diri

Fahri Hamzah memberikan tanggapan terkait sindiran akun netizen yang menyebutkan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo adalah Prabowo.

Komentari Pendapat Cawapres Jokowi Adalah Prabowo, Fahri Hamzah: Saya Mengundurkan Diri
Kolase Kompas.com
Fahri Hamzah, Prabowo dan Jokowi 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memberikan tanggapan terkait sindiran akun netizen yang menyebutkan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo adalah Prabowo.

Tanggapan tersebut dilontarkan akun netizen @iyutVB, Rabu (11/7/2018).

Akun netizen itu memberikan beberapa tanggapan terkait calon presiden (capres) dan cawapres beserta nama-nama menterinya.

"Semoga cawapres Jokowi yaitu Prabowo. Biar damai sentosa negeri ini 5th ke depan.
Menag: HRS
Menkopolhukam: AHY
Menko maritim: Mega
Meneg BUMN: ARB
Menko perekonomian: CT
Mendes: TGB
Mendagri: Susi
Menkominfo: Fadli Zon
Menpora: Fahri Hamzah
Menkeu: Ahok," tulis akun @iyutVB.

Fahri pun menanggapi dengan menjawab dirinya akan mengundurkan diri.

"Saya mengundurkan diri, asli..," jawab Fahri.

Sementara itu, Prabowo dan Jokowi merupakan lawan di pemilihan presiden 2014 dan kembali diusung dua partai yang berbeda.

PDIP mendeklarasikan Joko Widodo (Jokowi), sedangkan Gerindra mendeklarasikan Prabowo Subianto.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, PDI Perjuangan akhirnya resmi mengusung Jokowi sebagai calon presiden ( capres) di Pemilu 2019.

Deklarasi pengusungan Jokowi sebagai capres berlangsung dalam rapat kerja nasional (Rakernas) PDIP di Grand Inna Beach, Sanur, Bali, Jumat (23/2/2018).

Politisi PDIP sekaligus Sekretaris Kabinet, Pramono Anung mengunggah foto deklarasi Jokowi oleh PDIP melalui akun resmi twitter-nya.

"Dalam Rakernas III hari ini @PDI_Perjuangan memutuskan pencalonan @ jokowi menjadi calon presiden untuk tahun 2019-2024," tutur Pram, sapaannya, melalui akun twitternya, Jumat (23/2/2018).

Kicauan Pram terkait pengusungan Jokowi sebagai capres disertai dengan tagar #Bant3ngPilihJokowi dan #T3tapJokowi.

Pram juga mengunggah foto Jokowi bersama Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dalam momen deklarasi tersebut.

Terlihat keduanya mengacungkan simbol metal melalui dengan ketiga jarinya.

"Bismillah menang dan mendapatkan dukungan seluruh rakyat Indonesia," lanjut Pram dalam kicauannya.

Sementara, Partai Gerindra memberikan mandat kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres pada Pemilu Presiden 2019.

Mandat tersebut diberikan Partai Gerindra kepada Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra di rumah Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).

Melalui keterangan tertulis, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan, sebanyak 34 ketua dewan pimpinan daerah (DPD) tingkat provinsi dan 529 ketua dewan pimpinan cabang (DPC) tingkat kabupaten menginginkan Prabowo maju sebagai capres.

"Demikian pula 2.785 anggota DPRD kabupaten atau kota dan 251 anggota DPRD tingkat provinsi dan 73 anggota DPR juga menginginkan Prabowo maju capres," kata Muzani melalui keterangan tertulis, Rabu (11/4/2018).

Muzani melanjutkan, atas dasar aspirasi tersebut, Gerindra secara resmi mencalonkan Prabowo sebagai capres.

Hal itu, menurut dia, sekaligus memberikan mandat penuh untuk membangun koalisi dan memilih calon wakil presiden.

"Prabowo menerima mandat tersebut dan akan segera bergerak membangun koalisi pilpres. Prabowo memerintahkan seluruh kader turun bersama rakyat. Siang dan malam berjuang dengan rakyat," kata Muzani. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help