Breaking News:

HP iPhone

iPhone Air Kembali Mengalami Penurunan Harga Sebesar 47 Persen dalam 10 Minggu, Minat Membeli?

iPhone Air kini mengalami depresiasi sebesar 47% dibanding keluarga iPhone 17 lainnya, dengan selisih 3 juta minat untuk beli?

Gsmarena.com
HP iPHONE - Potret iPhone Air tampak samping diakses dari laman resmi GSMArena.com, Rabu (10/12/2025). iPhone Air kini mengalami depresiasi sebesar 47% dibanding keluarga iPhone 17 lainnya, dengan selisih 3 juta minat untuk beli? 

Bagaimanapun iPhone Air berada di posisi yang awkward dalam lineup keluarga seri iPhone 17.

Dengan harga lebih mahal dibanding iPhone 17 (versi standarnya), namun tak sepreimum iPhone 17 Pro/Pro Max.

Dengan highlight tiga katanya "Super tipis. Super ringan. Super kuat" ternyata tidak cukup menarik bagi mayoritas konsumen.

Konsumen mungkin akan cenderung memilih iPhone 17 standar, dan jika diharuskan untuk mengeluarkan biaya lebih mereka akan membeli iPhone 17 Pro ataupun iPhone 17 Pro Nax.

Dengan posisi yang nanggung di tengah, iPhone Air akan jauh tanpa audience.

4. Penjualan yang Lambat Sejak Awal

Faktor pertama dan paling mendasar adalah penjualan iPhone Air yang tidak memenuhi ekspektasi sejak hari pertama peluncuran dibandingkan model iPhone 17 lainnya sejak hari pertama.

Meskipun data dari Counterpoint Research menunjukkan iPhone Air "sedikit lebih baik" dari iPhone 16 Plus, itu tetap menempatkannya sebagai model terlemah dalam lineup.

Bahkan SellCell mengungkapkan, penjualan yang lebih lambat, semuanya tampaknya membebani nilai jual kembali iPhone Air.

Tren yang Mengkhawatirkan: iPhone Air Terus Jatuh

Dengan adanya tren yang mengkhawatirkan ini bisa membuat fenomena penurunan akan terus berlanjut, dan berdampak langsung bagi nilai jual iPhone Air dalam bulan-bulan mendatang.

Jika kamu berencana menjual kembali dalam 1-2 tahun, mungkin jangan dulu mengingat penurunan angka 47 persen bukanlah presentase yang kecil, penurunan hampir setengah harga bisa jadi akan merugikanmu.

Apalagi jika kamu termasuk tipe yang suka upgrade smartphone setiap tahun atau dua tahun, iPhone Air adalah pilihan yang sangat buruk.

Namun, jika kamu menggunakan pengguna Apple jangka panjang, kalian mungkin tidak akan peduli dengan resale value, depresiasi yang tajam.

Terutama jika harga iPhone Air turun lebih jauh di pasar sekunder dalam beberapa bulan ke depan itu tidak akan mempengaruhimu.

Dan kamu harus nyaman dengan risiko:

- Durabilitas jangka panjang yang belum terbukti.

- Biaya perbaikan yang mungkin lebih mahal.

- Potensi masalah dengan komponen karena desain ultra-tipis.

Dan yang terakhir jika kamu merupakan pembeli yang sering memburu diskon besar-besaran, membeli iPhone Air jadi solusi yang tepat untukmu.

Karena penurunan 47 persen ini bisa sangat menghemat pengeluaran biayamu.

Dengan tren penurunan yang masih berlanjut di minggu ke-10, sangat mungkin iPhone Air akan tersedia dengan diskon lebih besar dalam 2-3 bulan ke depan.

Satu yang perlu diingat: data SellCell didasarkan pada harga trade-in dari perusahaan buyback (yang membeli cash instant dengan harga lebih rendah), bukan harga di marketplace seperti eBay atau platform jual-beli lokal.

Harga di marketplace consumer-to-consumer biasanya 10-20 persen lebih tinggi.

Jadi jangan berharap menemukan iPhone Air 256GB seharga Rp 9 jutaan di marketplace tapi harga Rp 12 jutaan (masih jauh lebih murah dengan selisih 3 juta dari yang baru) sangat mungkin dalam beberapa bulan.

iPhone Air mungkin adalah smartphone paling tipis dan paling cantik yang pernah dibuat Apple.

Tapi seperti yang ditunjukkan data: keindahan saja tidak cukup untuk menjual smartphone di tahun 2025.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Mareta Galuh Ayuningtyas).

Sumber: TribunWow.com
Halaman 4/4
Tags:
iPhone AirHarga HpSpesifikasi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved