Breaking News:

Indonesia Super League

Buntut Panjang Flare Suporter Persis Solo: 8 Orang Sesak Napas, Puluhan Oknum Diciduk, hingga Sanksi

Penyalaan flare dan bom asap setelah laga Persis Solo vs Dewa United di Stadion Manahan, kini berbuntut panjang.

Tayang:
Penulis: Laila N
Editor: Lailatun Niqmah
ARIF SETIAWAN/BOLASPORT.COM
Suporter Persis Solo menyalakan flare tepat setelah laga melawan Dewa United berakhir di Stadion Manahan, Surakarta, pada Sabtu (16/5/2026) malam. Penyalaan flare dan bom asap setelah laga Persis Solo vs Dewa United di Stadion Manahan, kini berbuntut panjang. 

TRIBUNWOW.COM - Penyalaan flare dan bom asap setelah laga Persis Solo vs Dewa United di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026), kini berbuntut panjang.

Delapan penonton dilaporkan mengalami sesak napas, puluhan oknum diciduk, hingga sanksi berat menanti Persis Solo.

Pihak managemen pun sangat menyayangkan aksi tersebut.

Nyalakan Flare setelah Laga

Pertandingan berlangsung ketat, namun akhirnya tuan rumah mampu meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0 atas Dewa United.

Gol semata wayang dicetak Luka Dumancic pada menit ke-75, yang sekaligus memastikan tiga poin bagi Persis.

Begitu peluit panjang dibunyikan, suasana stadion langsung pecah. 

Baca juga: Detik-detik Pemain Persib Bandung Kena Tendangan Kungfu Suporter PSM Makassar yang Turun ke Lapangan

Sebagian besar suporter meluapkan kegembiraan atas kemenangan tim kesayangan mereka, berteriak dan bernyanyi penuh semangat.

Namun, ada pula yang mengekspresikan kekecewaan terhadap manajemen klub karena performa Persis sepanjang musim dianggap kurang memuaskan.

Euforia di tribun kemudian berlanjut dengan aksi penyalaan flare, yang membuat situasi memanas.

Atap Stadion Beda, Asap Sulit Keluar

Menurut pihak managemen, Stadion manahan memiliki atap yang berbeda dengan stadion-stadion lainnya.

Atap tertutup di Stadion Manahan membuat asap sulit keluar, sehingga bisa membahayakan penonton.

"Jangan samakan dengan beberapa stadion lain ya yang atapnya lebih terbuka karena asapnya lebih sulit keluar," ujar Direktur PT Persis Solo Saestu (PSS) sekaligus ketua panitia pelaksana (Panpel) pertandingan, Ginda Ferachtriawan, Minggu (17/5/2026), dikutip dari Kompas.com.

"Jangan sampai ada korban-korban yang tidak perlu terjadi hanya padahal ingin merayakan," imbuhnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
Super League 2025Persis SoloDewa UnitedStadion Manahan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved