Profil
Kabar Gembira Timnas Indonesia: Ada Pemain Keturunan yang Rela Tak Main di Piala Dunia demi Garuda
Berikut ini sosok pemain yang rela menolak panggilan Tanjung Verde demi di naturalisasi Timnas Indonesia.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok pemain yang rela berkorban tolak Tanjung Verde demi untuk bergabung dengan Indonesia.
Sosok yang dimaksud yakni gelandang tengah milik FC Bruno's Magpies, Danilson Soares Silva.
Danilson Soares Silva diketahui memiliki tiga darah keturunan yakni Belanda, Tanjung Verde dan Indonesia.
Gelandang berusia 24 tahun itu mempunyai darah Indonesia dari nenek (dari sisi ibu) yang lahir di Bandung dan darah Tanjung Verde dari sang ayah.
Baca juga: Update Terkini Naturalisasi Timnas Indonesia: Pemain Liga Australia Beri Lampu Hijau, PSSI Proses?
Keinginan untuk membela Timnas Indonesia itu diungkapkannya melalui Youtuber asal Indonesia yang kerap jembatani pemain keturunan agar bisa dilirik oleh PSSI, Yussa Nugraha.
"Ya saya punya darah Indonesia dari nenek saya yang lahir di Bandung orangtua dari Ibu saya," kata Danilson dalam podcast di Youtube Yussa Nugraha.
"Saya memiliki darah Cape Verde dari ayah saya."
"Nenek saya ketika berusia 14 tahn dia pindah bersama ibu ke Belanda," tambahnya.
Lebih lanjut, Danilson Soares Silva mengungkapkan terkait kesempatanya beberapa waktu lalu saat mendapatkan tawaran untuk membela negara yang lolos Piala Dunia 2026, Tanjung Verde.
Namun, Danilson memilih untuk menunda menerima tawaran itu karena masih menantikan kesempatan untuk bisa membela Timnas Indonesia.
"Saya sudah bilang ke agen saya bahwa saya juga ingin kontak dengan timnas Indoesia."
“Saya sangat terbuka membela Timnas Indonesia. Dengan kualitas yang saya miliki, saya yakin bisa memberikan kontribusi positif bagi skuat Garuda," ujarnya dengan rasa percaya diri.
Baca juga: Nasib Kontras Sosok Rp3,91 M Arema FC: Sempat buat Kejutan di Markas Persija, Kini Turun Mesin
Mengenal Danilson Soares Silva
Danilson Soares Silva merupakan pemain kelahiran Belanda, 6 Maret 2002.
Pemain yang masih berusia 24 yang memiliki tinggi badan 1,80 meter.
Klub pertamanya adalah Excelsior Jeugd sebelum pindah ke SC Feyernoord Youth pada bulan Juli 2016.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Persija-dan-Timnas-Indonesia-222.jpg)