Liga Inggris
Thomas Frank Lengser, Tottenham Hotspur Cari Nahkoda Baru di Tengah Ancaman Degradasi
Hasil jeblok dan tekanan fans, Thomas Frank angkat kaki dari Tottenham Hotspur yang kini terancam degradasi dan nama Pochettino kembali digaungkan.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Thomas Frank resmi kehilangan jabatannya sebagai pelatih kepala Tottenham Hotspur setelah hanya sekitar delapan bulan memimpin klub asal London Utara tersebut.
Dalam periode singkat itu, Tottenham Hotspur terpuruk ke peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris dan hanya berjarak lima poin dari zona degradasi.
Tottenham Hotspur menegaskan bahwa perubahan di posisi pelatih kepala dianggap perlu pada titik krusial musim ini demi menyelamatkan arah tim.
Keputusan pemecatan Thomas Frank ini sekaligus menandai berakhirnya satu babak singkat dalam perjalanan kariernya di Liga Inggris.
Selain itu, keputusan tersebut juga membuka lembaran baru bagi Tottenham dalam mencari nahkoda berikutnya.
Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris Pekan 26: Liverpool dan Manchester City Menang, King Emyu Tertahan
Dalam berbagai laporan media Inggris, seperti SkySports pada Rabu (11/2/2026), pemecatan Frank tidak hanya dipicu oleh hasil buruk.
Namun, juga dipengaruhi oleh faktor performa yang dinilai kurang memuaskan di mata suporter dan pengurus klub.
Tim kerap dinilai miskin kreativitas, terlalu bergantung pada umpan silang, dan kurang variasi serangan sehingga sulit menembus pertahanan lawan.
Pihak Direksi Tottenham Hotspur juga menilai bahwa minimnya perkembangan di liga.
Ditambah dengan kegagalan di kompetisi piala domestik, menunjukkan proyek Frank tidak berjalan sesuai rencana.
Meski begitu, klub tetap menyampaikan apresiasi terhadap profesionalisme dan dedikasi Frank selama menjabat.
Dalam pengumuman resminya di akun X Tottenham Hotspur, @SpursOfficial, pada Rabu (11/2/2026), klub menyampaikan bahwa mereka telah mengambil keputusan untuk mengubah posisi pelatih kepala tim putra.
Selain itu, mereka juga menegaskan bahwa Thomas Frank akan meninggalkan jabatannya per hari itu.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Frank awalnya diberi mandat jangka panjang sejak ditunjuk pada Juni 2025.
Namun, hasil yang muncul di musim ini memaksa pihak direksi mengambil langkah berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Thomas-Frank-240405.jpg)