Liga Inggris
Berhasil Ungguli Pep Guardiola, Debut Gemilang Taktik Cerdas Michael Carrick di Derby Manchester
Michael Carrick hebohkan Old Trafford! Taktik 4-2-3-1 kalahkan City 2-0, cek prediksi formasi baru MU vs Arsenal & Spurs.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Lailatun Niqmah
Selama masa jabatannya pertama di Old Trafford seusai pemecatan Ole Gunnar Solskjaer, timnya menggunakan formasi 4-2-3-1 saat menguasai bola dan beralih ke 4-4-2 saat kehilangan bola.
Pola ini kemungkinan tetap dipertahankan, tetapi hanya saat menghadapi tim yang jarang menguasai bola.
Pola Formasi Utama
Carrick menyukai struktur tim yang rapat dan sulit ditembus sebelum memanfaatkan kesalahan lawan.
Contohnya seperti umpan buruk Max Alleyne di babak pertama derby, yang nyaris berbuah gol lebih cepat tanpa posisi tinggi Gianluigi Donnarumma.
Pemain sayap seperti Amad dan Patrick Dorgu bertugas mundur mendukung bek sayap untuk menangani ancaman Jeremy Doku serta Antoine Semenyo.
Sehingga keadaan ini terpaksa membuat Manchester City sering bermain mundur dan rentan menemui kesalahan.
Saat menguasai bola, gelandang seperti Kobbie Mainoo dan Bruno Fernandes menciptakan kelebihan jumlah di satu sisi lapangan untuk mengisolasi lawan.
Kemudian beralih cepat ke sayap kanan Amad guna duel satu lawan satu.
Penyesuaian ke Depan
Dalam upaya menghadapi Arsenal pada Minggu (25/1/2026), taktik mirip derby kemungkinan digunakan.
Akan tetapi Bryan Mbeumo mungkin digantikan Benjamin Sesko untuk mengatasi ancaman udara Mikel Arteta.
Menghadapi Fulham, Tottenham, dan West Ham yang cenderung bertahan dalam blok rendah akan sangat menantang kemampuan penetrasi Manchester United.
Hal ini mencerminkan masalah lama yang dialami tim di era Ruben Amorim, di mana sulit menembus pertahanan rapat lawan.
Noussair Mazraoui berpeluang gantikan Diogo Dalot yang buruk performanya, berperan sebagai bek tengah geser agar Luke Shaw atau Dorgu beri lebar di kiri.
Sementara Casemiro-Mainoo jadi duet tengah dengan Mainoo bebas bergerak.
Prediksi Susunan Serangan
Lima pemain depan bisa terdiri dari bek kiri, sayap kiri (Matheus Cunha atau Mason Mount yang potong ke dalam), Fernandes, serta Amad.
Mbeumo dapat digeser ke kiri untuk mengirim umpan silang bagi Sesko sebagai target udara.
Pendekatan ini secara teori mirip dengan gaya Amorim.
Namun, instruksi pergerakan dan ide segar Carrick akan tampil berbeda, dengan fokus dominasi bola saat diperlukan atau serangan balik yang efisien.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Alifazahra Avrilya Noorahma)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Michael-Carrick-240405.jpg)