Breaking News:

Indonesia Super League

Setelah PSM Makassar, Ada 1 Klub Super League Lagi yang Kena Sanksi Ban Transfer oleh FIFA

Ada satu di antara klub Super League yang terkena ban transfer oleh FIFA setelah PSM Makassar.

Instagram @psm_makassar
RUMOR TRANSFER PSM MAKASSAR - Potret foto bersama PSM Makassar pada gelaran Super League 2025/2026. Ada satu di antara klub Super League yang terkena ban transfer oleh FIFA setelah PSM Makassar. 

TRIBUNWOW.COM - Setelah PSM Makassar, ada satu klub Super League lagi yang kena ban transfer oleh FIFA.

Dilansir TribunWow.com, PSM Makassar baru-baru ini mendapat nasib sial,

Selain ditinggal pergi pelatih apiknya, Bernardo Tavares, PSM Makassar kena ban transfer oleh FIFA.

Hal itu diketahui dari laman https://knowledge.fifa.com/registration-bans.

PSM Makassar terkena ban transfer oleh FIFA per-8 Oktober 2025 silam.

Baca juga: Pelatih Baru PSM Makassar Diperkenalkan Awal November 2025, Belum Pernah Latih Klub Liga Indonesia

12 hari setelah itu, rival PSM Makassar di Super League, yakni PSBS Biak terkena sanksi serupa.

PSBS Biak terkena ban transfer oleh FIFA per-20 Oktober 2025 silam.

Sanksi tersebut membuat PSBS Biak tak bisa beraktivitas di bursa transfer untuk tiga periode mendatang, termasuk saat putaran kedua musim 2025/2026.

Tidak diketahui secara pasti, apa penyebab PSBS Biak terkena sanki tersebut.

Mengingat, manajemen PSBS Biak belum buka suara soal sanksi tersebut.

Hanya saja, besar kemungkinan masalah finansial menjadi satu di antara alasan PSBS Biak terkena ban transfer oleh FIFA.

Mengingat, PSBS Biak sempat dilanda konflik internal saat kompetisi Liga 1 2024/2025 berakhir dan sebelum gelaran Super League 2025/2026 dimulai.

Baca juga: PSM Makassar Sudah Dapat Pelatih Baru Pengganti Bernardo Tavares, Asal Eropa dan Pengalaman di Asia

Konflik internal membuat PSBS Biak ditinggal pemain-pemain andalan dan sosok pentingny, satu di antaranya adalah Eveline Sanita Injaya, eks presiden direktur tim berjuluk Badai Pasifik tersebut.

Eveline Sanita Injaya mengaku ada ketidakcocokan dengan manajemen sehingga memutuskan untuk angkat kaki.

Duel pertandingan PSBS Biak vs Persik Kediri pada pekan 4 Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (29/8/2025).
Duel pertandingan PSBS Biak vs Persik Kediri pada pekan 4 Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (29/8/2025). (Instagram/persikfcofficial)

"Belakangan ini terjadi sedikit kegaduhan di internal manajemen. Mungkin lebih ketidakcocokan dalam manajemen saja. Saya merasa di dalam PSBS Biak ini seperti ada dua manajemen. Jadi bentrok terus," ungkap Eveline Sanita Injaya dilansir TribunWow.com dari Tribun Papua, 14 Mei 2025.

Halaman 1/2
Tags:
Super League 2025Indonesia Super LeaguePSM MakassarPSBS BiakSanksi FIFA
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved