Championship
Lebih Ganas dari Super League, Liga 2 Champions Sudah Makan Korban: PSPS-PSIS Semarang Aktornya
Lebih keras dari Super League, Dua tim Championship sudah memecat pelatihnya per-hari ini, Rabu, 1 Oktober 2025.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Yonatan Krisna
TRIBUNWOW.COM - Lebih ganas dari Super League, Liga 2 Championship musim 2025/2026 sudah memakan korban.
Dilansir TribunWow.com, hal itu karena ada dua pelatih di tim Championship yang didepak oleh klubnya.
Sementara itu, belum ada ada pelatih di Super League 2025/2026 yang mengalami pemecatan.
Padahal, beberapa tim Super League menelan rentetan hasil buruk setelah melewati tujuh laga.
Di antaranya seperti Semen Padang, Persis Solo dan PSBS Biak.
Baca juga: Update PSIS Semarang: Kahudi Wahyu Resmi Didepak Out, Snex-Panser Malah Beri Respons Mencengangkan
Semen Padang sempat memberi ultimatum untuk pelatihnya, Eduardo Almeida.
Eduardo Almeida akan dievaluasi besar-besaran jika Semen Padang kalah dari Bali United pada match day ketujuh.
Semen Padang akhirnya kalah 1-3 dari Bali United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, 26 September 2025.
Akan tetapi, hingga saat ini, belum ada keputusan dari Semen Padang terkait Eduardo Almeida.
Saat Super League yang notabene kasta tertinggi Liga Tanah Air adem ayem, kompetisi di bawahnya, Championship justru sudah memakan korban.
Per hari ini, Rabu, 1 Oktober 2025, ada dua pelatih yang sudah menjadi korban ganasnya kompetisi Championship.
Siapakah dua pelatih tersebut?
PSPS Pekanbaru
Pelatih pertama yang menjadi korban ganasnya kompetisi Championship adalah PSPS Pekanbaru.
Ilham Romadhona resmi dilepas PSPS Riau per Selasa, 30 September 2025.
Baca juga: Korban Pertama Liga 2 Championship: PSPS Pekanbaru Pecat 5 Pelatih, Siapa yang Gantikan Posisinya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/PSPS-Pekanbaru-dan-PSIS.jpg)