Indonesia Super League
Regulasi 11 Pemain Asing Super League: Pemain Berasal dari 46 Negara Berbeda, Brasil Terbanyak
Kebebasan memilih pemain dari negara asal ini membuat multi-negara berada dalam satu kompetisi Super League.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Yonatan Krisna
TRIBUNWOW.COM - Super League 2025/2026 memiliki regulasi pemain asing baru yakni memperbolehkan 11 kuota tak terpaut dari negara mana.
Berbeda dari regulasi tahun lalu di mana ada 8 kuota pemain asing, 1 di antaranya harus berasal dari ASEAN.
Kebebasan memilih pemain dari negara asal ini membuat multi-negara berada dalam satu kompetisi.
Baca juga: Malut United Perkenalkan Nilson Junior Jadi Pemain Asing ke-10, The Superman Malah Dibuat Kecewa?
Tercatat ada 46 negara berbeda yang berkontribusi dalam Super League.
Dikutip dari akun Instagram @gosballfc, 46 negara itu menyumbang total 155 pemain, Rabu (10/9/2025).
Hal ini karena tidak semua klub memanfaatkan kuota 11 pemain asing.
Dari 46 negara itu, Brasil menyumbang paling banyak pemain dengan total 68 penggawa.
Disusul Portugal dengan 14 orang pemain, jumlah yang sangat kontras dengan Brasil.
Seluruh tim di Super League memiliki paling tidak 1 pemain asal Brasil.
Sementara pengguna pemain Brasil terbanyak adalah Persija Jakarta dengan 10 orang.
Baca juga: Super League Aroma Brasil: Tersebar di 18 Kontestan, Terbanyak Persija, Persib atau Arema? 1 Kejutan
Disusul Arema FC yang memakai jasa 9 pemain asing Brasil.
Pemain Asia seperti Jepang dan Korea Selatan pun tak banyak diminati para pelatih.
Jepang menyumbang 7 pemain sedangkan Korea Selatan hanya 2 orang.
Di tingkat ASEAN, pemain asal Timor Leste yakni Gali Freitas masih bertahan.
Serta Kamboja memiliki 2 orang yakni Privat Mbarga dan Andries Neto di Bhayangkara FC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/David-da-Silva-bersama-para-pemain-Malut-United-merayakan-gol-Bali-United.jpg)