Breaking News:

Bacaan Niat

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Dzulhijjah Idul Adha, Dilengkapi Jadwal Puasanya

Simak bacaan niat puasa Ayyamul Bidh di Bulan Dzulhijjah atau Juni 2026 setelah Idul Adha berlangsung

Tayang:
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pengelola Sunnah Farm memberi pakan hewan kurban yang dijual di Jalan Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (20/6/2022). Simak bacaan niat puasa Ayyamul Bidh di Bulan Dzulhijjah atau Juni 2026 setelah Idul Adha berlangsung 

TRIBUNWOW.COM - Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dilakukan di pertengahan tiap bulannya.

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13,14, dan 15 pada penanggalan Hijriah.

Lalu, bagaimana pelaksanaannya di Bulan Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026?

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Arafah dengan Latinnya, Dilengkapi 9 Keutamaan sebelum Perayaan Idul Adha 2026

Idul Adha yang dilaksanakan tiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam penanggalan Masehi jatuh pada 27 Mei 2026.

Setelahnya, dilaksanakan 3 Hari Tasyrik yang diharamkan untuk berpuasa.

Sehingga pelaksanaan Ayyamul Bidh bisa dimulai pada 14 dan 15 Dzulhijjah.

Lalu puasa Ayyamul Bidh 1 hari lainnya bisa dilakukan pergantian di hari lain di bulan yang sama.

Termasuk berpuasa di tanggal 16 Dzulhijjah juga dianjurkan sebagai pengganti tanggal 13 Dzulhijjah hari Tasyrik.

Dengan demikian, puasa Ayyamul Bidh pada bulan Zulhijah tetap bisa dikerjakan, tetapi tanggal 13 Zulhijah harus ditinggalkan karena termasuk hari Tasyrik.

Cara ini tetap menjaga semangat mengamalkan puasa sunnah tiga hari dalam sebulan tanpa melanggar larangan Rasulullah SAW.

Puasa tiga hari setiap bulan tidak harus tanggal 13, 14, dan 15

Fleksibilitas pelaksanaan puasa tiga hari setiap bulan didukung hadis dari Ummul Mukminin ‘Aisyah ra yang diriwayatkan Imam Muslim dan At-Tirmizi.

عَنْ مُعَاذَةَ الْعَدَوِيَّةِ قَالَتْ: قُلْتُ لِعَائِشَةَ: أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ؟ قَالَتْ: نَعَمْ فَقُلْتُ: مِنْ أَيِّ أَيَّامِ الشَّهْرِ كَانَ يَصُومُ؟ قَالَتْ: لَمْ يَكُنْ يُبَالِي مِنْ أَيِّ أَيَّامِ الشَّهْرِ يَصُومُ

“Mu‘adzah Al-‘Adawiyah berkata: Aku bertanya kepada ‘Aisyah, ‘Apakah Rasulullah SAW berpuasa tiga hari setiap bulan?’ ‘Aisyah menjawab, ‘Ya.’ Aku bertanya lagi, ‘Pada hari apa saja beliau berpuasa?’ ‘Aisyah menjawab, ‘Beliau tidak mempermasalahkan hari apa saja dalam bulan itu untuk berpuasa.’” (HR. Muslim dan At-Tirmizi).

Baca juga: Tata Cara Sholat Idul Adha 2026, Dilengkapi Bacaan Niat, Takbir, dan Amalan Sunnahnya

Hadis ini menunjukkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan tidak harus selalu dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
bacaan niatPuasa Ayyamul BidhIdul AdhaDzulhijjah
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved