Puasa Ramadhan 2026
Habis Berhubungan Intim Harus Mandi Junub, Inilah Sunnah, Rukun hingga Doa yang Harus Dipanjatkan
Habis Berhubungan Intim Harus Mandi Junub, Inilah Sunnah, Rukun hingga Doa yang Harus Dipanjatkan
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Habis berhubungan intim harus mandi junub, inilah sunnah, rukun hingga doa yang harus dipanjatkan selengkapnya.
Dilansir TribunWow.com, mandi junub hukumnya wajib bagi suami istri setelah melakukan hubungan badan (bersetubuh), terkhusus jika hendak melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan 2026.
Keluarnya air mani bagi laki-laki, mati yang bukan mati syahid dan selesai nifas (darah yang keluar setelah melahirkan), wiladah (melahirkan) dan haid.
Orang-orang di atas wajib melakukan mandi besar, wajib atatu junub dengan memperhatikan mulai dari sunnah, rukun dan doa yang harus dipanjatkan.
Berikut TribunWow.com ulas selengkapnya:
Baca juga: Baru Lakukan Mandi Wajib atau Mandi Junub setelah Imsak, Apakah Tetap Boleh Berpuasa Ramadhan?
Sunnah Mandi Besar/Wajib/Junub
Sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah, berikut ini sunnah mandi wajib.
- Membasuh tangan hingga tiga kali.
- Membersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
- Berwudhu dengan sempurna.
- Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadats besar.
- Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
- Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.
- Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya).
- Mengalirkan air ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudhu lagi.
Baca juga: Apakah Boleh Doa Niat Mandi Wajib Dibaca di Dalam Kamar Mandi? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
Rukun Mandi Besar/Wajib/Junub
1. Niat
Di antara lafal niat dalam mandi junub adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinabati fardlan lillahi ta‘ala
Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
Dalam madzhab Syafi'i, disebutkan bahwa niat harus dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.
2. Mengguyur seluruh badan
Saat mandi wajib, seluruh badan bagian luar harus terguyur air, termasuk rambut dan bulu-bulunya.
Untuk bagian tubuh yang berambut atau berbulu, air harus bisa mengalir sampai ke bagian kulit dan pangkal rambut/bulu sehingga tubuh tidak tertempel najis.
Baca juga: Keluar Cairan saat Bangun Tidur Apakah Harus Mandi Wajib bagi Wanita? Simak Penjelasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Doa-dan-Tata-Cara-Mandi-Wajib.jpg)