Breaking News:

Puasa Ramadhan 2026

Tata Cara & Niat Qadha Puasa Ramadhan Tahun Lalu yang Benar dan Tepat

Puasa qadha tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus seperti pada saat bulan Ramadhan, melainkan juga perlu didasari niat dan cara yang benar,

|
Penulis: Laila N
Editor: Lailatun Niqmah
Magang TribunWow - Risabila
TATA CARA QADHA RAMADHAN - Ilustrasi sahur sebelum puasa. Inilah tata cara dan bacaan niat qadha Puasa Ramadhan tahun lalu, bagi umat Muslim yang masih memiliki utang puasa, Senin (9/2/2026). 

TRIBUNWOW.COM - Inilah tata cara dan bacaan niat qadha Puasa Ramadhan tahun lalu, bagi umat Muslim yang masih memiliki utang puasa.

Utang puasa ini wajib dilunasi, sebelum Puasa Ramadhan 2026 tiba, yang diprediksi jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026 mendatang.

Puasa Ramadhan termasuk rukun Islam ketiga, sehingga hukumnya wajib dilaksanakan, apabila ditinggalkan, maka akan berdosa.

Namun, seperti dikutip Tribunwow.com dari rumahzakat.org, tidak semua orang dapat melaksanakan puasa Ramadhan secara langsung karena beberapa alasan yang diakui oleh syariat.

Baca juga: Prediksi Awal Puasa Ramadhan 2026 Versi BRIN, Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah, Berbeda atau Sama?

Seperti sakit yang membahayakan kesehatan, berada dalam perjalanan jauh yang melelahkan, atau kondisi khusus bagi wanita seperti masa haid atau nifas.

Dilansir Badan Amil Zakat Nasional, umat Islam diwajibkan untuk menggantikan (qadha’) puasa Ramadhan pada hari-hari yang lain, seperti yang tercantum pada Surah Al-Baqarah Ayat 184 :

اَيَّامًا مَّعْدُ وْدٰ تٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْ نَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّ هٗ ۗوَ اَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ١٨٤

Ayyāmam ma‘dūdātin. Faman kāna minkum marīḍan aw ‘alā safarin, fa‘iddatun min ayyāmin ukhar. Wa ‘alal-ladhīna yuṭīqūnahu fidyatun ṭa‘ām miskīn. Faman taṭawwa‘a khairan, fa huwa khairun lahu. Wa an taṣūmū khairun lakum, in kuntum ta‘lamūn.

Artinya : "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

Puasa pengganti tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus seperti pada saat bulan Ramadhan, melainkan juga perlu didasari niat yang benar, pelaksanaan pada waktu yang sesuai, serta menjaga adab ibadah dan memperbanyak amalan selama menjalankannya.

Baca juga: Kenali Hal-hal yang Membatalkan Puasa agar Ibadah Berjalan Khusyuk dan Sesuai Syariat

Tata Cara Puasa Qadha

Pada umumnya, tata cara melaksanakan puasa qadha tidak memiliki perbedaan yang jauh dengan puasa wajib yang dilakukan di bulan Ramadhan. 

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Menentukan Hari Pelaksanaan Puasa Qadha Ramadhan

Memilih hari di luar bulan Ramadhan menjalankan puasa qadha yang kondisinya memungkinkan, dan jangan lakukan pada hari-hari yang dilarang untuk berpuasa (seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha).

2. Membaca niat Puasa Qadha Ramadhan

Halaman 1/3
Tags:
Puasa Ramadhan 2026Utang PuasaTata Cara
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved