Tanya Ustaz
Setara Syirik, Hati-hati Terhadap Perbuatan Riya, Serta Simak Cara Agar Terhindari Darinya
Muslim wajib berhati-hati terhadap perbuatan riya dan simak cara berikut agar terhindar dari perbuatan yang dilarang Allah.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: adisaputro
Sejatinya, ibadah yang dilakukan karena mengharap pujian manusia tidak dibenarkan, maka dari itu kesempurnaan ibadahnya juga berpotensi berkurang.
Imam Al-Ghazali pernah menjelaskan mengenai hal ini, bahwa mereka yang meniatkan segala sesuatu hanya karena Allah, maka balasannya tidak hanya di dunia melainkan juga di akhirat.
فاذا أنت أخلصت النية وجردت الهمة للآخرة حصلت لك الآخرة والدنيا جميعا
fadha 'ant 'akhlast alniyat wajaradat alhimat lilakhirat hasalat lak alakhirat waldunya jamian
Artinya: “Apabila engkau mengikhlaskan niat dan mengarahkan tekadmu untuk akhirat, maka engkau akan memperoleh akhirat sekaligus dunia.” (Imam Al-Ghazali, Minhajul Abidin [Indonesia, Pustaka Islamiyah: t.t], h. 76)
Ketiga, mengingat bahwa ridha Allah lebih utama daripada ridha manusia.
Pada dasarnya, ridha manusia seperti orang tua atau orang panutan juga sangat penting,
Namun, ridha yang utam tentu ridha dari sang pencipta.
Maka dari itu, hendaknya seorang Muslim mengingat setiap tindakan yang akan dilakukan dengan hanya mengharap ridha Allah.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Airlangga/Afifah Alfina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Doa-Belajar.jpg)