Ia tampil dalam 211 pertandingan di semua ajang, mencetak 93 gol dan memberikan 40 assist.
Bersama klub raksasa Belanda itu, Locadia tidak hanya bersinar secara individu, tapi juga ikut mengantarkan tim meraih kejayaan domestik.
Kontribusinya sangat krusial dalam era dominasi PSV di tengah persaingan sengit dengan Ajax Amsterdam dan Feyenoord.
Baca juga: Info A1 Slot Asing Terakhir Persib Bandung segera Tiba, Sosok Penting Klub Bocorkan Tanggal Mainnya
Bersama PSV, ia merasakan manisnya menjadi juara Eredivisie sebanyak dua kali, tepatnya pada musim 2014/15 dan 2015/16.
Ia juga mengangkat trofi Piala Belanda (KNVB Cup) pada musim 2011/12, serta memenangkan dua gelar Johan Cruyff Shield alias Dutch Super Cup.
Penampilannya yang konsisten menarik minat klub-klub luar negeri. Namun sebelum beranjak ke luar Belanda, ia sudah mencatatkan namanya sebagai salah satu striker lokal terbaik pada eranya.
Tantangan Premier League dan Petualangan Global
Pada 2018, Locadia mencoba peruntungan di Premier League dengan bergabung bersama Brighton & Hove Albion.
Meski hanya mencetak 6 gol dari 48 pertandingan, kehadirannya di liga tersulit di dunia menjadi bukti kualitasnya.
Setelah Inggris, kariernya menjelajah berbagai belahan dunia.
Ia sempat memperkuat Hoffenheim dan Bochum di Bundesliga Jerman, lalu merapat ke MLS bersama FC Cincinnati.
Di Iran, Locadia tetap tampil tajam bersama Persepolis FC ketika ia mengantar klub tersebut menjadi juara Liga Iran musim 2022/2023.
Keberhasilannya meraih gelar di berbagai negara membuktikan satu hal: di mana pun ia bermain, Locadia tetap membawa dampak.
Terakhir, ia memperkuat Cangzhou Mighty Lions di Liga Super China dan lalu CF Intercity di Divisi 3 Liga Spanyol, mencetak 10 gol dari 24 laga.
Profil Jurgen Locadia