Oleh sebab itu, Ita membawa beberapa hewan ketika pernikahannya. Satu di antaranya ular yang jinak.
Lebih lanjut, Ita mengungkapkan, keluarga sempat kaget ketika dirinya membawa ular saat nikah.
Namun, karena jinak bisa untuk hiburan keluarga.
"Respons keluarga ketika saya bawa ular mereka juga kaget, ada yang takut ular, ada yang geli sama ular."
"Tapi ketika dibilangin ularnya jinak bisa buat mainan keluarga dan tamu jadi tidak panik karena ada pawangnya langsung yaitu saya," katanya.
Perias Cerita Pengantin Bawa Ular: Baru Tahu sebelum Hari Akad
Sementara itu, perias atau make up artist (MUA), Irene, juga menceritakan soal pengantin di Tulungagung yang membawa binatang di hadapan para tamu dan keluarga.
Rupanya, sang MUA baru mengetahui pengantin membawa ular ketika hari akad pernikahan tiba, 25 April 2025.
"Pas tahu setelah makeup dan pakai baju. Digendong ularnya, sempet disuruh pegang juga, dibilangin kalau gapapa gitu. Ada juga fotografer, yang takut karena emang takut banget sama ular," ungkapnya, Kamis (15/5/2025).
"Beberapa ada yang takut takut, cuma dibilangin pengantin kalau gapapa ularnya jinak gak gigit," lanjutnya.
Menurut Irene, ada alasan tersendiri mengapa sang pengantin nekat membawa ular yang diletakkan di bahu.
Diceritakan, pengantin memelihara dan menyukai hewan salah satu peliharaannya, yakni ular dan burung.
Pada saat pernikahan, ular dan burung itu pun ikut diajak berfoto bersama tamu.
"Dipakai pada akad nikah. Pengantin yang meletakannya (burung-ular)," jelas Irene.
Baca juga: Viral Pengantin Wanita Meninggal seusai Menikah, Dekorasi Pernikahan Berubah Jadi Dekorasi Pemakaman
Irene mengaku, baru pertama kalinya, merias pengantin yang membawa hewan peliharaannya, ular dan burung.