Kelulusan berkonsep wisuda ini juga dikritik di tengah larangan menggelar wisuda kelulusan lantaran dinilai memberatkan orangtua.
Acara wisuda kelulusan SMK Citra Bangsa Mandiri Purwokerto itu berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025 lalu. Sementara itu, Kepala Seksi SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Dwi Sucipto, menjelaskan, larangan pungutan biaya kegiatan seperti wisuda kelulusan hanya berlaku untuk sekolah negeri.
Untuk sekolah swasta, seperti SMK Citra Bangsa Mandiri Purwokerto, pengawasan dilakukan oleh pihak yayasan.
"Namun, jika ada aduan masyarakat dan terbukti ada pungutan yang merugikan siswa, tentu akan diproses dan harus dikembalikan," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul 'Wisuda Kelulusan Viral, SMK Citra Bangsa Mandiri Purwokerto Tarik Biaya Rp600 Ribu Per Anak'