Laga baru berjalan lima menit, satu pemain PSIS Semarang Sandy Ferizal mengalami cedera dan diganti Faqih Maulana.
Gol!!! Gustavo Tocantins mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-7 setelah mendapat celah terbuka di depan gawang PSIS Semarang.
Setelah tertinggal, PSIS Semarang mencoba membangun serangan untuk mencetak gol guna menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-18, kerja sama Cirino dan Gustavo Tocantins hampir membenamkan PSIS Semarang.
Cirino mengirim umpan kepada Gustavo Tocantins yang berdiri bebas di depan gawang dan dikawal Lucas Baretto.
Gustavo Tocantins mampu menerima umpan dari Cirino tetapi eksekusinya masih melenceng.
Abdallah Sudi mengobrak-abrik lini pertahanan PSS Sleman pada menit ke-28.
Ia berdiri bebas di dalam kotak penalti PSS Sleman setelah menerima umpan terobosan dari rekannya.
Abdallah Sudi mengirim umpan cut back ke Ridho Syuhada tetapi bola berhasil dibuang oleh Betinho.
Pada menit ke-36, wasit menghentikan laga sementara waktu untuk me-review pelanggaran Gustavo Tocantins di kotak penalti PSIS Semarang.
Wasit kemudian melihat tayangan ulang pelanggaran Gustavo Tocantins lewat VAR di lapangan sebelum membuat keputusan.
Namun, wasit memutuskan untuk memberi hadiah penalti untuk PSS Sleman.
Gustavo Tocantins kemudian ditunjuk menjadi eksekutornya dan berhasil memngoyak jala gawang PSIS Semarang untuk kedua kalinya.
Berkat Gustavo Tocantins, PSS Semarang menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-42.
Kedua tim tampil saling menekan setelah skor laga berubah menjadi 0-2.