Berita Viral

Viral Pengantin Pria Dikeroyok Keluarga Mempelai Wanita seusai Akad, Disebut Gara-gara Mahar Kecil

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGANTIN PRIA DIKEROYOK - Tangkap layar video viral aksi pengantin pria dikeroyok keluarga istri di Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (23/4/2025) kemarin. Diduga keributan dipicu soal mahar yang kecil.

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial video detik-detik pengantin pria dikeroyok sejumlah orang seusai ijab kabul.

Peristiwa pemukulan ini terjadi di Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (23/4/2025).

Momen bahagia pernikahan tersebut rusak, gara-gara insiden pemukulan, yang didasari sakit hati karena kecilnya mahar untuk pengantin wanita.

Siapa sebenarnya pelaku pengeroyokan dan bagaimana kronologinya? Simak faktanya berikut ini.

Baca juga: Kronologi Oknum TNI Aniaya 3 Polisi di Sulteng, Berawal dari Warga Geber-geber Sepeda Motor

Kronologi

Dari rekaman video yang beredar, mulanya terlihat pengantin pria dan wanita tengah berjalan pelan di suatu ruangan. 

Tiba-tiba sejumlah orang masuk dan terlihat memukul pengantin pria. 

Diduga sejumlah orang yang mengeroyok korban masih memiliki hubungan keluarga dengan mempelai wanita.

Dikutip dari TribunPalu.com, para pelaku diduga merasa tersinggung atau sakit hati terhadap pihak pengantin pria, meski motif pastinya belum diketahui.

Atas kejadian itu, warga Desa Sendana menyayangkan peristiwa tersebut.

Mereka berharap aparat kepolisian segera mengungkap motif kejadian dan menindak tegas para pelaku pengeroyokan.

Pelaku Keluarga Mempelai Perempuan

Beberapa saat setelah kejadian, Kapolsek Kasimbar, Ipda Arman, mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku. 

"Pelaku memukul pengantin pria. Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi, berinisial BI. Dia adalah keluarga dari pihak perempuan,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (24/04/2025).

Setelah kejadian, kata Ipda Arman, pelaku langsung kabur sebelum polisi tiba di lokasi.

Halaman
12