Ada dua indikasi yang bakal mempermudah PSIM Yogyakarta untuk bisa amankan striker kelahiran Daik, Kepulauan Riau tersebut..
Indikasi pertama berkaitan dengan kontrak Ramadhan Sananta yang usai per 31 Mei 2025 bersama Persis Solo.
Tak kurang dari 2 bulan lagi, Ramadhan Sananta bisa pergi dari Laskar Sambernyawa awal musim nanti.
Lebih lagi, sosoknya yang kini berhasil memikat Patrick Kluivert untuk mengisi pos lini depan Timnas Indonesia secara bergantian dengan Ole Romeny jadi indikator lain.
PSIS Semarang sempat terang-terangan ingin mendatangkan Ramadhan Sananta.
Namun, krisis finansial yang kini dialami PSIS Semarang ditaksir akan sulit untuk bisa realisasikan transfer Ramadhan Sananta.
Kedua, manuver PSIM Yogyakarta dengan segala tawaran menariknya.
Dengan kontraknya yang segera habis, maka PSIM Yogyakarta bakal leluasa dalam mengajukan proposal penawaran.
Terlebih, PSIM Yogyakarta baru memastikan diri kembali ke Liga 1.
Praktis, secara finansial, PSIM Yogyakarta bakal jor-joran demi berbicara banyak pada musim 2024/2025 mendatang.
Di sisi lain, apabila Persis Solo tak kunjung berikan manuver, tak menutup kemungkinan Ramadhan Sananta bakal berpaling untuk coba mendengarkan tawaran dari PSIM Yogyakarta.
Menarik dinantikan, akankah Persis Solo segera lakukan manuver demi amankan bomber dengan label 15 gol dan 3 assist itu musim depan dari kejaran PSIM Yogyakarta atau justru sebaliknya.
Baca juga: Transfer Persis Solo Duplikasi Persib Bandung? Potensi Cari Untung dari Klub Malaysia yang Lagi Apes
Bernardo Tavares (Coach)
Kedua tak lain adalah otak di balik layar keberhasilan PSM Makassar menjadi jawara Liga 1 2022/2023, Bernardo Tavares.
Masuknya Bernardo Tavares ke dalam lis belanja PSIM Yogyakarta diungkap oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @serdadumerahputih_1945.