TRIBUNWOW.COM - Simak bacaan doa niat mandi wajib, yang harus dilakukan agar suci dari hadas besar.
Saat bulan Puasa Ramadhan 2025, mandi wajib bisa dilakukan sebelum Sholat Subuh, agar tetap bisa melakukan ibadah sholat wajib.
Sementara bagi yang tidak puasa, mandi wajib bisa dilakukan kapan saja setelah selesai dari hal yang menyebabkan hadas besar.
Hadas besar ini bisa disebabkan beberapa hal seperti berhubungan suami istri, haid, hingga nifas.
Mandi wajib berbeda dengan mandi keramas, ada bacaan doa khusus dan tata cara yang harus diikuti agar sah.
Berikut ini tata cara mandi wajib yang benar, lengkap dari rukun dan sunnahnya, disertai doa sesudah mandi junub.
Baca juga: Kapan Batas Waktu Terakhir Sholat Tahajud, Apakah Boleh setelah Sahur saat Puasa Ramadhan?
Rukun Mandi Wajib
1. Niat
Di antara lafal niat dalam mandi junub adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinabati fardlan lillahi ta‘ala
Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
Dalam madzhab Syafi'i, disebutkan bahwa niat harus dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.
2. Mengguyur seluruh badan
Saat mandi wajib, seluruh badan bagian luar harus terguyur air, termasuk rambut dan bulu-bulunya.
Untuk bagian tubuh yang berambut atau berbulu, air harus bisa mengalir sampai ke bagian kulit dan pangkal rambut/bulu sehingga tubuh tidak tertempel najis.
Baca juga: Doa Niat Mandi Wajib, Apakah Boleh Dibaca di Kamar Mandi yang Ada WC-nya? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
Sunnah Mandi Wajib