TRIBUNWOW.COM - Mandi junub wajib dilakukan oleh umat Muslim untuk menyucikan diri dari hadas besar.
Saat Puasa Ramadhan tiba, sebagian masyarakat bertanya-tanya, kapan batas akhir melakukan mandi wajin, apakah sebelum imsak, atau boleh sesudahnya?
Sebagian masyarakat tampak khawatir berpuasa dalam kondisi junub bisa membuat Puasa Ramadhan yang dilakukan tidak sah, benarkah demikian?
Simak penjelasan ustaz dalam artikel ini, lengkap dengan bacaan niat dan tata cara mandi wajib bagi suami istri, lengkap bahasa Arab, latin, dan artinya.
Baca juga: Kapan Harus Berhenti Makan Sahur saat Puasa Ramadhan 2025? Saat Imsak atau ketika Azan Subuh?
Berikut Bacaan Niat Mandi Wajib atau Mandi Junub
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala.
Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta'aala.
Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Wajib
1. Niat.
2. Mendahulukan mengambil air wudu. Sebelum mandi disunahkan berwudu terlebih dahulu
3. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan dari pada kiri
4. Membaca Bismillahirrahmaanirrahiim, pada permulaan mandi
5. Membasuh seluruh badan menggunakan air. Meratakan air ke bagian rambut dan kulit
6. Mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seluruh badan