TRIBUNWOW.COM - Berikut ini pembahasan adu taktik dua sosok pelatih legenda Timnas Indonesia yang saat ini mengarsiteki Persijap Jepara dan PSPS Pekanbaru di Liga 2 2024/2025.
Persijap Jepara bakal menghadapi PSPS Pekanbaru di tahap final Liga 2 2024/2025.
PSPS Pekanbaru akan bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (25/2/2025) pukul 19.00 WIB.
Setelah perjuangan panjang, baik Persijap Jepara maupun PSPS Pekanbaru kini semakin dengan gerbang promosi ke Liga 1.
Laga mendatang akan menjadi penentuan tim manakah yang bakal menemani Bhayangkara FC dan PSIM Yogyakarta untuk naik kasta ke Liga 1 musim depan.
Pada laga mendatang, bukan hanya para pemain dari kedua tim yang akan beradu nasib di lapangan.
Akan tetapi, pertandingan tersebut juga bakal menjadi ajang duel taktik serta strategi dari kursi kepelatihan, baik pelatih Persijap Jepara maupun pelatih PSPS Pekanbaru.
Menariknya, kedua pelatih dari masin-masing tim sempat memiliki pengalaman dalam mengasuh Timnas Indonesia.
Bahkan, skema formasi yang digunakan kedua pelatih tersebut juga tak jauh berbeda.
Lantas, strategi dan formasi apakah yang sering digunakan kedua pelatih tersebut selama kompetisi Liga 2 2024/2025?
Simak pembahasannya berikut ini.
Baca juga: PSIM Yogyakarta Diserbu Brajamusti Jelang Hadapi Bhayangkara FC di Final Liga 2, Disentil soal Ini
1. Widodo Cahyono Putro
Widodo Cahyono Putro merupakan pelatih sepak bola kelahiran Cilacap, Indonesia pada 8 November 1970.
Mengantongi Lisensi Pro Kontinental, Widodo Cahyono Putro menyukai formasi 4-3-3 Defending.
Widodo Cahyono putro memiliki periode rataan sebagai pelatih sepak bola selama 0,89 tahun.