Laskar Kalinyamat diunggulkan karena bermain di kandang dan didukung ribuan supporter.
Meski demikian, Widodo mengingatkan para pemain untuk tidak jumawa dan bisa menjaga chemistry antar pemain.
Ia menilai dengan komunikasi dan saling support, Laskar Kalinyamat bisa menyuguhkan kado manis untuk masyarakat di Kota Ukir Jepara.
"Besok adalah pertandingan krusial, istilahnya laga hidup mati, jadi harus menata mental untuk membawa kemenangan," ujarnya
Dia menganggap kepercayaan diri ini perlu dipupuk oleh setiap punggawa yang ada di Persijap.
Ia meminta kepada anak asuhnya agar bisa memaksimalkan peluang sekecil mungkin untuk membuahkan gol.
"Peluang kecil harus bisa dimaksimalkan, karena itu yang akan menentukan hasil pertandingan," ujarnya.
Senada dengan hal itu, Pemain Persijap Jepara, Fikron Afriyanto menyampaikan saat ini timnya akan bermain mati-matian untuk memenangkan pertandingan.
Menurut Fikron kali ini Persijap Jepara bisa menoreh kemenangan menghadapi PSPS Pekanbaru.
"Ditekankan pelatih, setiap pertandingan adalah final, jadi besok harus mati-matian demi tiket ke Liga 1," tutupnya. (Ito)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Persijap Jepara Hadapi Laga Hidup Mati Vs PSPS Pekanbaru, Saatnya Kembali ke Liga 1