TRIBUNWOW.COM - Thailand menjadi negara kedua di Asia Tenggara yang gagal lolos Piala Asia U-20 2025 setelah dikalahkan oleh Korea Selatan (1-4) dan Jepang (3-0).
Pelatih Timnas U-20 Thailand, Emerson Pereira akan bertanggung atas kekalahan yang diperoleh.
Timnas U-20 Thailand akan memasuki pertandingan selanjutnya melawan Suriah.
Baca juga: Sosok yang Dipandang Sebelah Mata Shin Tae-yong Layak Dilirik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Pelatih berusia 51 tahun itu akan tetap membuat kemenangan bagi Thailand melawan Suriah.
Setidaknya jika Thailand menang, akan menjadi hadiah untuk masyarakatnya.
Emerson Pereira menjelaskan bahwa gugur di Piala Asia tentu menyakitkan.
Namun, mereka tidak bisa diam dan menerima keadaan ini karena masih ada Suriah di laga terakhir.
Menurutnya, laga tersebut sama-sama penting dan mereka akan berjuang keras untuk mendapatkan kemenangan.
Semua pemain akan memberikan segalanya demi harga diri dan tidak boleh melakukan kesalahan yang bisa dimanfaatkan oleh lawan.
Baca juga: Pemain Langganan STY Pasrah soal Masa Depannya di Timnas Indonesia setelah Gagal Menang di Klub
"Pertandingan terakhir melawan Suriah, kami harus bermain untuk diri kami sendiri."
"Demi kehormatan dan keluarga, kami harus berjuang. Ini akan menjadi pertandingan terakhir kami."
"Seluruh tim harus melakukan yang terbaik. Kami tidak boleh melakukan kesalahan seperti pada pertandingan sebelumnya," kata Emerson Pereira dilansir BolaSport.com dari laman Soha.
Pelatih asal Brazil itu juga sudah mempelajari permainan lawan mereka tersebut di Piala Asia ini.
Baca juga: BREAKING NEWS PSIS Semarang Vs PSM, Kiper Label Timnas Indonesia Gagalkan Penalti Juku Eja
Tantangan utama yang mereka hadapi adalah postur pemain yang lebih kuat dan ini tentu akan menyulitkan di lapangan.
Tentunya, hal ini tidak menjadi masalah karena semua pemain siap memberikan segalanya di lapangan.