Kurang lebih satu tahun lamanya Andritany menimba ilmu di SKO Ragunan.
Selama bergabung dengan SKO Ragunana, Andritany juga sempat dipinjamkan ke klub lain, di antaranya Persib U-19 dan Pesik Kuningan.
Pada 31 Desember 2007, Andritany kembali merapat ke SKO Ragunan.
Kemudian, ia direkrut ke dalam skuad Sriwijaya FC pada 25 Maret 2009.
Pada 1 Juli 2010, Andritany resmi bergabung dengan Persija Jakarta.
Bersama skuad Macan Kemayoran, Andritany telah berhasil membukukan 279 laga dengan catatan 283 gol kemasukan dan 97 clean sheet.
Selain berlaga di level klub, Andritany juga memiliki rekam jejak bersama tim nasional.
Saudara dari Indra Kahfi (Bhayangra FC) tersebut sempat dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Saat membela Timnas U-23 Indonesia, Andritany berkontribusi dalam 5 pertandingan dengan catatan 5 gol kemasukan serta 2 clean sheet selama 480 menit bermain.
Diketahui, Andritany mencatatkan debutnya bersama Timnas Indoensia pada 26 Maret 2014 silam.
Di bawah asuhan Alfred Riedl, Andritany mampu membukukan 15 laga dengan catatan 18 gol kemasukan dan 8 clean sheet selama 1.341 menit bermain.
Andritany juga telah mengoleksi 4 trofi kejuaraan selama kariernya sebagai pemain sepak bola.
Ia pernah dinobatkan sebagai Goalkeeper of The Year bersama Persija Jakarta pada musim 2016/2017.
Selain itu, Andritany juga turut berkontribusi dalam mengantarkan Persija Jakarta meraih sejumlah gelar juara meliputi Indonesian Champion (2017/2018), Indonesian League Cup Winner (2017/2018), dan Piala Kemenpora (2020/2021).
Baca juga: Sempat Ejek Persib, Pedro Dias Curhat Pernah Diteror-Dikencingi saat Persija Main Tandang ke Bandung
Biodata Andritany