"Apa yang saya katakan itu bahkan tidak genap 10 persen dibandingkan apa yang mereka lakukan kepada saya pada 23 September 2024."
Pedro mengklaim bahwa selama berada di Bandung, ia mengalami berbagai bentuk intimidasi, termasuk tindakan tak terpuji seperti diludahi dan bahkan dikencingi oleh suporter Persib.
Meskipun demikian, ia mencoba menerima perlakuan tersebut sebagai bagian dari rivalitas sengit antara kedua klub.
"Laga itu tepat dengan hari ulang tahun saya," kenang Pedro. "Saat saya pergi ke ruang ganti pemain, kalian mengumpatku, meludahiku, dan mengencingiku. Jadi kenapa kalian tersinggung? Apakah kalian sudah lupa? Tuhan memberkatimu, tapi saya lebih mencintai Persija."
Bagi Pedro Dias, pengalaman tersebut menjadi salah satu momen yang tidak akan pernah ia lupakan selama karier sepakbolanya.
Meskipun ia telah gantung sepatu, memori pertandingan penuh rivalitas itu tetap melekat dalam benaknya.
Konflik ini kembali menegaskan betapa panasnya tensi antara dua klub besar Indonesia, Persija dan Persib, tidak hanya di lapangan tetapi juga di luar arena pertandingan. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Eks Persija Pedro Dias dan Drama Panasnya dengan Bobotoh di Medsos: "Kenapa Kalian Tersinggung?"