Profil

2 Profil Buangan Persis Solo yang Justru Moncer di Liga 2, Paosepati Nyesek?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret Miftahul Hamdi (kiri) dan Ilham Fathoni (kanan). Dua sosok buangan Persis Solo kini kian mentereng di Liga 2 2024/2025. Berikut profil dan statistik lengkapnya.

Perjalanan karier profesional Ilham dimulai pada tahun 2018, ketika ia pertama kali memperkuat PSPS Pekanbaru.

Setelah itu, ia melanglang buana ke berbagai klub, termasuk PSMS Medan, Sulut United, Persela Lamongan, serta sempat dipinjamkan ke Nusantara United dan Persis Solo.

Pengalaman ini memperkaya kemampuannya sebagai pemain dan memberinya pemahaman lebih dalam tentang berbagai pola permainan.

Ketajaman Ilham dalam mencetak gol menjadi satu di antara senjata utama PSPS Pekanbaru.

Sebagai pemain yang sering dipercaya menjadi otak serangan, ia tidak hanya piawai mencetak gol tetapi juga menciptakan peluang emas bagi rekan-rekannya.

Dalam beberapa momen penting, Ilham mampu memecah kebuntuan tim dengan aksi individunya yang memukau.

Sejak bergabung kembali dengan PSPS Pekanbaru pada 1 Juli 2023, Ilham telah menjadi satu di antara pemain paling produktif.

Ia mencatatkan 18 penampilan dengan koleksi delapan gol dan satu assist.

Di kompetisi Liga 2 musim 2024/2025, kontribusinya semakin terasa dengan torehan tujuh gol dan satu assist dalam 15 pertandingan.

Statistik ini menempatkan Ilham dalam jajaran 10 besar pencetak gol terbanyak musim ini.

Baca juga: Update Persis Solo seusai Bursa Transfer: Jhon Cley Pakai Nomor Ini, Tukar Guling dengan Tim Liga 2?

Profil Ilham Fathoni

Nama: Ilham Fathoni

Tanggal lahir: 31 Desember 1997 (27)

Tempat kelahiran: Batu Bersurat, Indonesia

Tinggi: 1,73 m

Kewarganegaraan: Indonesia

Posisi: Gelandang - Gelandang Serang

Kaki: Kanan

Agen Pemain: -

Klub Saat Ini: PSPS Pekanbaru

Bergabung : 1 Juli 2023

Kontrak berakhir: Kontrak hingga akhir musim

Harga pasaran: Rp1,74 miliar (per 18 November 2024)

Catatan Statistik Berdasarkan Klub

PSPS Pekanbaru : 18 pertandingan, 8 gol, 1 assist, 3 kartu kuning, dan 1.242 menit bermain.

PSMS Medan : 19 pertandingan, 6 gol, 3 asist, 2 kartu kuning, dan 1.454 menit bermain.

Persela Lamongan : 10 pertandingan dan 401 menit bermain.

Nusantara United FC : 6 pertandingan dan 415 menit bermain.

Persis Solo : 2 pertandingan dan 12 menit bermain.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Reni Tri Rahayu)

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News