TRIBUNWOW.COM - Pada pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024), Timnas Indonesia harus menelan kekalahan dari Filipina dalam laga yang berlangsung sangat ketat.
Meskipun bermain di kandang sendiri, Tim Merah Putih harus mengakui keunggulan Filipina setelah kebobolan gol.
Meski demikian, aksi heroik dari kiper Indonesia, Cahya Supriadi, patut mendapatkan perhatian.
Penampilan luar biasa Cahya di bawah mistar gawang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ia berjuang habis-habisan untuk menggagalkan serangan lawan, meski pada akhirnya, beberapa bola berhasil menembus pertahanannya.
Cahya Supriadi pantas mendapat apresiasi atas dedikasi dan kemampuannya dalam melakukan penyelamatan.
Di laga tersebut, ia berhasil melakukan delapan kali penyelamatan yang krusial.
Terlepas dari kekalahan, kualitas permainan Cahya terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Dalam pertandingan melawan Vietnam pada Minggu (15/12/2024), rating Cahya Supriadi tercatat 6,8, yang menunjukkan kinerja yang cukup solid meskipun timnya kalah atau gagal meraih hasil optimal.
Rating tersebut menunjukkan bahwa meski banyak penyelamatan yang dilakukan, masih ada aspek permainan yang perlu diperbaiki, seperti penguasaan bola atau komunikasi dengan lini pertahanan.
Namun, dalam laga melawan Filipina pada Sabtu (21/12/2024), rating Cahya meningkat signifikan menjadi 7,5.
Meski kebobolan, Cahya Supriadi telah melakukan penyelamatan yang sangat pantas untuk diapresiasi.
Walaupun hasil akhir tidak berpihak pada Indonesia, kinerja Cahya menjadi salah satu sorotan positif dalam pertandingan ini, menunjukkan potensi besar yang dimilikinya sebagai penjaga gawang Timnas Indonesia.
Baca juga: Profil Albert Capellas Herms: Juru Taktik Filipina yang Kans Pecundangi Timnas Indonesia
Mengintip Sosok Cahya Supriadi
Cahya Supriadi, seorang penjaga gawang muda berusia 21 tahun, tengah mencuri perhatian setelah penampilannya yang luar biasa meski Timnas Indonesia akhirnya kebobolan satu gol dalam pertandingan melawan Filipina.
Pemain yang berasal dari Karawang ini telah menunjukkan perkembangan pesat dalam dunia sepak bola sejak memulai kariernya pada tahun 2018.