Ia berharap banjir segera surut agar Juriah dan keluarga bisa kembali ke rumah.
"Sekarang sudah surut. Paling malem saya balik ke rumah, karena besoknya anak pada sekolah," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, hujan yang mengguyur wilayah Jakarta membuat permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, terendam banjir, Kamis (28/11/2024).
Ada 16 RT atau 400 keluarga yang terdampak luapan Kali Ciliwung.
Pengamatan Kompas.com pukul 12.35 WIB di lokasi, air mulai berangsur surut. Ketinggian air mencapai 1 meter.
Pada Kamis dini hari, ketinggian air mencapai 2,5 meter akibat luapan Kali Ciliwung.
"Sekitar jam 21.00 WIB saya dapat kabar kalau di Katulampa sudah siaga tiga, di Depok sudah siaga tiga, puncaknya subuh tadi 2,5 meter," kata Ketua RT 13 RW 04 Kelurahan Kampung Melayu, Sanusi di lokasi banjir.
Beberapa anak bermain banjir di wilayah tersebut.
Sedangkan, korban yang rumahnya tergenang mengungsi di SDN Kampung Melayu 02 Jakarta Timur. Lokasi ini tidak jauh dari titik banjir.
Di dalam pengungsian, korban banjir memperoleh bantuan dari Kementerian Sosial, ada pula bantuan berupa nasi kotak, selimut, makanan anak, kasur, peralatan mandi, dan perlengkapan P3K. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul "Viral Tas Bertuliskan Bantuan Wapres Gibran untuk Korban Banjir, Dibandingkan dengan Bantuan Anies."