Liga 2

Gelandang Efektif PSPS Riau Potensi Jadi Rebutan Tim Liga 1, PSIS Semarang-PSS Sleman Kans Rayu

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aksi selebrasi para pemain PSPS Riau saat melawan Persikabo 1973 di pekan perdana Liga 2 2024, Sabtu (7/9). PSPS Riau berhasil menang 3-1 atas Persikabo 1973.

TRIBUNWOW.COM - Gelandang efektif PSPS Riau berpotensi menjadi rebutan tim-tim Liga 1 pada putaran kedua musim 2024/2025 mendatang.

Hal itu karena gelandang tersebut tampil gacor dan menjadi satu di antara tulang punggung tim PSPS Riau dalam gelaran Liga 2 2024/2025.

Siapakah sosoknya?

Dilansir TribunWow.com, gelandang tersebut bernama Omid Popalzay.

Omid Popalzay tergolong sebagai pemain baru di Liga Indonesia.

Baca juga: Profil Andi Irfan: Pecah Telor untuk Madura United, Beri Petaka PSIS Semarang

Baca juga: Evandro dan Sudi Abdallah Kans Didepak? PSIS Semarang Bisa Gaet Top Skor Liga Swedia, Cek Sosoknya

Sebab, sebelumnya, ia belum pernah berkarier di Indonesia.

Sebelum gabung PSPS Riau, ia bermain di Lebanon, Swedia hingga Bangladesh.

PSPS Riau merekrut Omid Popalzay dari klub Liga Lebanon, Nejmeh SC per-4 Oktober 2023 secara bebas transfer.

Omid Popalzay menjelma menjadi rekrutan PSPS Riau di musim 2024/2025.

Hal itu terlihat dari catatan gol atau asssist yang dibuat Omid Popalzay bagi PSPS Riau di gelaran Liga 2 2024/2025.

Omid Popalzay membukukan enam gol dan dua assist dari delapan laga yang ia catatan bagi PSPS Riau dalam gelaran Liga 2 2024/2025.

Teranyar, ia berkontribusi untuk satu gol PSPS Riau ketika The Riau Warriors menggulung Sriwijaya FC 2-0 pada pekan kedelapan babak penyisihan grup A Liga 2 2024/2025, Sabtu (26/10/2024).

Baca juga: Profil Bruno Silva: Mantan yang Masih Perhatian dengan PSIS Semarang, Beri Pesan Menyentuh Ini

Ia menciptakan satu assist untuk gol Jhon Mena pada menit ke-12.

Catatan mengesankan milik Omid Popalzay membuat pesepakbola berusia 28 tahun tersebut kans menjadi rebutan tim-tim Liga 1 pada bursa transer putaran kedua musim 2024/2025 mendatang.

Terutama bagi klub-klub yang memiliki lini depan tumpul dan sulit meraih kemenangan.

Halaman
12