Timnas Indonesia

Karma Instan, Ahmed Al Kaf Langsung Kena Efek Buruk setelah Rampok Kemenangan Timnas Indonesia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, yang menuai sorotan tajam banyak pihak karena keputusan kontroversial di laga Bahrain vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

TRIBUNWOW.COM - Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf bak kena karma setelah 'merampok' kemenangan Timnas Indonesia.

Dilansir TribunWow.com, Ahmed Al Kaf membuat keputusan kontroversial yang merugikan Timnas Indonesia.

Momen itu terjadi ketika Ahmed Al Kaf memimpin laga Bahrain Vs Timnas Indonesia dalam match day ketiga babak penyisihan grup kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga di Bahrain National Stadium pada Kamis (14/10/2024).

Satu di antara keputusan kontroversial ia buat saat laga memasuki menit akhir babak kedua.

Di mana, ketika memberikan tambahan waktu di akhir babak kedua, Ahmed memberi enam menit.

Baca juga: Makin Jauh di Bawah Timnas Indonesia, Timnas Malaysia Dibantai Selandia Baru di FIFA Matchday

Baca juga: Suporter Timnas Indonesia Merasa Janggal? Bahrain Tak Pernah Kalah ketika Dipimpin Ahmed Al Kaf

Ketika itu Bahrain tengah tertinggal 1-2 kontra Jay Idzes cs.

Timnas Indonesia mampu mempertahankan keunggulan 2-1 atas Bahrain ketika laga memasuki menit 90+6.

Akan tetapi, Wasit asal berkepala plontos tersebut justru tak menuip peluit panjang dan tetap melanjutkan pertandingan.

Pada menit ke-90+9, petaka datang untuk Timnas Indonesia.

Penyerang Bahrain, Mohamed Marhoon mencetak gol keduanya di laga tersebut sekaligis penyama kedudukan sehingga skor laga berubah menjadi 2-2.

Ketengangan terjadi setelah Bahrain menyamakan kedudukan.

Ofisial hingga para pemain di bench (bangku cadangan,-red) melayangkan protes keras terhadap keputusan wasit.

Baca juga: Warga Oman Gertak Suporter Timnas Indonesia seusai Wasit Ahmed Al Kaf Diteror, AFC Ikut Kena Hujat

Manajer Timnas Sumardji kena kartu merah oleh Ahmed Al Kaf karena dinilai melayangkan protes terlalu keras.

Setelah ketegangan cukup mereda, barulah Ahmed Al Kaf meniup peluit panjang.

Buntut keputusan kontroversial yang ia buat, Ahmed Al Kaf mendapat banyak sorotan dari penjuru dunia.

Halaman
12