TRIBUNWOW.COM - Dua negara timur tengah no drama saat bersua kontra Timnas Indonesia, diperkuat pilar Persebaya Surabaya dan Como 1907.
Dilansir TribunWow.com, laga Timnas Indonesia kontra Bahrain banjir sorotan setelah kontroversi terjadi tepat di penghujung laga di Bahrain National Stadium, Bahrain, Kamis (10/10/2024).
Di mana, dua gol Timnas Indonesia yang sempat di depan mata bakal menghasilkan tiga poin seketika sirna ulah keputusan kontroversial wasit Ahmed Al-Kaf.
Dua gol Timnas Indonesia yang dicatatkan oleh Ragnar Oratmangoen (45+3') dan Rafael Struick (74') berhasil dibalas oleh Mohammed Marhoon di menit ke (15') dan (90+9').
Baca juga: 4 Komentar Sarkas dari Pengamat, Klub & Pemain Timnas Indonesia untuk Bahrain & Wasit Ahmed Al Kaf
Gol Bahrain yang tercipta di menit ke-90+9 melebihi tambahan waktu yang diberikan wasit Ahmed Al-Kaf yakni 6 menit.
Pada saat jalannya laga, beberapa keputusan aneh juga ditunjukkan oleh wasit Ahmed Al-Kaf.
Pelanggaran acap kali diberikan kepada Bahrain yang berbanding terbalik dengan Timnas Indonesia.
Memanfaatkan hal itu, para pemain Bahrain pun juga acap kali berlebihan dan terkesan banyak drama ketika melakukan kontak dengan pemain Timnas Indonesia.
Beberapa kali para pemain Bahrain melakukan drama di atas lapangan yang sangat merugikan Timnas Indonesia.
Hal itu tentu saja kontras dengan apa yang ditunjukkan dua negara asal timur tengah lainnya, Irak dan Palestina.
Dalam laga kontra Irak, tentu para suporter Timnas Indonesia masih ingat akan keputusan Aymen Hussein yang memutuskan untuk sengaja menendang bola ke atas ketika mendapatkan penalti.
Aymen Hussein mengetahui jika kiper Timnas Indonesia saat itu, Ernando Ari tak melakukan kontak dengan pemain Irak.
Baca juga: Wasit Timur Tengah Konspirasi Curangi Timnas Indonesia, Pengamat Sepak Bola Bongkar Pangkal Sebabnya
Ia yang mengetahui hal itu memutuskan untuk tak mencetak gol melalui titik putih yang sejatinya bisa membuat sosoknya catatkan brace pada laga tersebut.
Keputusan Aymen Hussein yang memilih untuk bersikap jujur itulah yang banjir sorotan positif dari para suporter Timnas Indonesia.
Begitu pun pemain muda Irak yang kini merambah ke serie A bersama Como 1907, Ali Jasim.