TRIBUNWOW.COM - Muncul satu fakta baru mengenai kasus video syur guru dan murid di Gorontalo.
Dilansir TribunWow.com, fakta baru itu tak lain adalah fenomena munculnya banyak akun IG bodong mengatasnamakan korban berseliweran di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Tercatat, sejauh ini sudah ada 32 akun Instagram yang turut menggun foto korban di akunnya.
Terlihat, tak bisa dibedakan mana akun yang resmi dan mana yang palsu.
Baca juga: Update Fakta Viral Video Syur Guru-Murid Gorontalo: Hotman Paris Angkat Bicara, Ungkit Nasib Korban
Mengingat, rata-rata akun tersebut memiliki pengikut ratusan hingga ribuan.
Dalam akunnya bahkan turut ditambahkan embel-embel "real" untuk meyakinkan pengguna lainnya.
Bahkan, akun-akun itu turut menyertakan klarifikasi dan penjelasan yang mengatasnamakan korban.
Dikutip TribunWow.com dari TribunGorontalo.com, fakta yang terjadi saat ini korban sudah tidak lagi memegang handphone.
Hal itu disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman.
Korban sudah tak memegang handphone terhitung sudah sejak per Rabu (25/9/2024).
Itu dilakukan demi keperluan penyelidikan.
Baca juga: 6 Update Fakta Viral Video Syur Guru-Murid Gorontalo: Informasi Hoax, Motif Perekam & Trauma Korban
"Korban saat ini tidak pegang HP," ucap Yana, Minggu (29/9/2024).
Yana menegeaskan informasi yang beredar di Facebook itu hoax dan sudah diketahui oleh pihak keluarga korban dan pendamping DPPPA Kabupaten Gorontalo.
"Bu Kadis, korban tidak pernah klarifikasi d facebok bu, karena dia sejak hari senin tidak pegang hp karena diamankan Polres untuk barang bukti," ujar Yana meneruskan laporan keluarga korban dan pendamping DPPPA Kabupaten Gorontalo.
Hotman Paris Angkat Bicara