Perang Israel Vs Hamas

Hizbullah Sebut Ledakan Pager dan Walkie-Talkie Jadi Tanda Deklarasi Perang, Bakal Serang Israel

Penulis: ElfanNugg
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah dalam pidatonya mengatakan serangan ledakan pager dan walkie-talkie di Lebanon adalah 'deklarasi perang' oleh Israel. (19/9/2024).

"Pasukan Israel tidak menarik satu pun personel militernya di wilayah utara sejak 8 Oktober," kata Nasrallah dalam pidatonya.

Ia juga memperingatkan warga Israel yang telah berpindah ke wilayah tersebut tidak akan diizinkan untuk kembali.

Baca juga: Komandan Palestina Tewas akibat Aksi Saling Tembak Israel dan Hizbullah di Lebanon Selatan

Menyoroti insiden ledakan yang telah terjadi, Israel diduga sengaja menargetkan 4.000 pager dan 1.000 walki-talkie untuk membunuh orang sebanyak mungkin.

Beberapa ledakan terjadi di tempat umum seperti rumah sakit, pasar, apotek, toko-toko, jalan umum, bahkan rumah pribadi.

Tempat-tempat tersebut merupakan pusat di mana ribuan warga sipil beraktivitas, termasuk wanita dan anak-anak.

Akan tetapi, serangan tersebut ternyata berhasil digagalkan sebagian karena beberapa perangkat tidak berfungsi, dijauhkan, dan telah dimatikan.

"Saya yakinkan bahwa infrastruktur Hizbullah tidak tersentuh," ujar Nasrallah.

Hizbullah telah terlibat konflik dengan Israel sejak 7 Oktober, saat Israel melancarkan serangan terhadap Gaza.

Pada akhir Juli, Israel membunuh Pemimpin Politik Hamas, Ismail Haniyeh di Teheran.

Israel juga membunuh Komandan Hizbullah, Fuad Shukr di Beirut pada saat yang hampir bersamaan.

Hal ini memicu kekhawatiran akan terjadinya eskalasi perang.

Baca juga: Pimpinan Hizbullah Kembali Jadi Korban Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan

"Kemungkinan akan terjadi ekalasi dalam beberapa waktu mendatang saat Hizbullah menanggapi serangan tersebut," kata Analis Politik Senior Al Jazeera, Marwan Bishara.

"Dia memang kalah, namun dia tetap menantang," sambung Bishara.

Analis Politik Senior Al Jazeera, Marwan Bishara dalam pidatonya mengatakan kemungkinan akan terjadi ekalasi lebih lanjut anatar Hizbullah dan Israel. (19/9/2024). (YouTube/Al Jazeera)

Hingga kini, belum terungkap mengenai bagaimana Hizbullah akan menanggapi serangan tersebut.

Dalam pidatonya, Nasrallah menekankan tentang menjaga akuntabilitas dan pembalasan dalam lingkaran yang kecil.

Halaman
123