Perang Israel Vs Hamas

Iran Minta IDF Akhiri Perang di Gaza, Hizbullah Anggap Israel Kewalahan Lawan Hamas

Penulis: ElfanNugg
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasukan Israel (IDF) melakukan operasi militer di Gaza untuk menghancurkan beberapa wilayah.

TRIBUNWOW.COM - Iran meminta kepada Israel Defense Forces (IDF) untuk mengakhiri perang dengan Palestina ataupun Hamas.

Bahkan, IDF atau yang sering disebut Tentara Pertahanan Israel disebut oleh Hizbullah sudah kewalahan untuk menghadapi Hamas.

Saat ini, Tentara Pertahanan Israel memang masih terus melangsungkan serangan terhadap warga Palestina di Gaza.

Serangan oleh Israel terhadap Palestina, tentunya tidak sedikit menewaskan korban jiwa.

Baca juga: Iran akan Beri Hukuman Keras ke Israel Buntut Tewasnya Haniyeh, IRGC: Segera Dilakukan

Kondisi ini membuat warga Palestina kehilangan keluarga, tempat tinggal, bahkan fasilitas-fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, bahkan tempat beribadah. 

Bahkan, negara tetangga juga ikut andil serta turun tangan untuk membela Palestina terhadap serangan Israel.

Salah satunya Negara Iran, yang terletak di Asia Barat. 

 

Iran telah menggelar Latihan militer untuk melancarkan serangan balasan ke Israel.

Latihan militer dilaksanakan selama 5 hari, mulai tanggal 9-13 Agustus 2024.

Latihan militer bertujuan untuk memperkuat kemampuan siaga tempur dan meningkatkan kewaspadaan.

Selain memiliki tujuan, latihan militer ini tentunya memiliki latar belakang, bahwa Iran akan memberikan tindakan serangan balasan terhadap Israel setelah pembunuhan Ismail Haniyeh, seorang pemimpin politik Gerakan Islam atau yang lebih sering disebut dengan Hamas pada 31 Juli 2024, di Teheran.

Pasalnya, saat ini tentara militer Israel masih terus bertempur di Gaza.

Baca juga: 4 Pertemuan Prabowo Subianto dengan Sejumlah Pemimpin Negara di IISS, Bahas Pertahanan hingga Gaza

Seorang petinggi militer Israel, Ziv, yang berpangkat sebagai Mayor Jenderal memperingatkan agar tidak melangsungkan perang dengan Iran selama masih bertujuan untuk memusnahkan Palestina yang berada di Gaza.

Ziv menilai bahwa Teheran, yang merupakan Ibu Kota Negara Iran adalah musuh utama dari Israel. 

Halaman
12