Hal ini disebabkan karena ia telah diperkenalkan bahasa asing oleh sang keluarga sejak kecil.
Bahkan, untuk kehidupan sehari-hari, ia dan keluarga menggunakan bilingual.
"Memang sejak kecil saya telah belajar di sekolah yang menggunakan International Baccalaureate (IB) yang mengharuskan mengerti bahasa asing lebih awal.
Saat di rumah pun juga kami kadang mix indo-english untuk berbicara setiap harinya," tandas Gisela.
Gisela mengungkapkan, selama menempuh studi S1, ia tidak berpatokan pada nilai atau angka tertentu melainkan terus melakukan yang terbaik tiap semester.
Dengan ini, ia dapat menikmati perkuliahan, meraih IPK memuaskan, sekaligus menjadi wisudawan terbaik FH Unair.
(MagangTribunWow.com/Ahmad Wafir)