Sementara pesaing terdekatnya, Dedi Mulyadi hanya mendapatkan 26,4 persen dukungan responden yang pasti akan memilihnya jika dicalonkan sebagai Gubernur Jabar.
Dari sisi resistensi, Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut juga cukup rendah, yakni 6,2 persen responden yang menyatakan tidak akan memilihnya jika dicalonkan jadi Gubernur Jabar.
Andreas juga mengatakan, masyarakat Jabar menilai positif kinerja Ridwan Kamil selama memimpin provinsi tersebut.
Terbukti, delapan dari 10 responden menyatakan kepemimpinan Kang Emil merupakan yang terbaik dibandingkan gubernur-gubernur lainnya.
“Masyarakat Jabar itu mempertimbangkan rekam jejak. Elektabilitas Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi baik karena dinilai memiliki pengalaman,” kata Andreas Yoga.
Survei Litbang Kompas dilakukan pada 15-20 Juni 2024, dengan melibatkan sebanyak 500 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jawa Barat.
Margin of error survei lebih kurang 4,38 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei yang dilakukan melalui wawancara tatap muka ini didanai sepenuhnya oleh Harian Kompas. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei Litbang "Kompas": Elektabilitas Ridwan Kamil 36,6 Persen, Mendominasi di Jawa Barat."