Liga 1

Jogo Bonito Cabang Kota Malang? 5 Tokoh Penting Anyar Arema Kans Jadi Sebab Musababnya, Aremania Cek

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret flyer perkenalan dua pemain asing anyar Arema FC, Willian Marcilio (kiri) dan Thales Lira (kanan), Senin (1/7/2024). Jogo Bonito cabang Kota Malang? 5 tokoh penting anyar Arema FC kans jadi sebab musababnya, Aremania cek potensinya.

TRIBUNWOW.COM - Jogo Bonito cabang Kota Malang? 5 tokoh penting anyar Arema FC kans jadi sebab musababnya, Aremania cek potensinya.

Dilansir TribunWow.com, transfer pemain asing Arema FC satu per satu sudah terealisasikan.

Tiga pemain asing anyar Arema FC berasal dari dua negara berbeda yakni Brasil dan Korea Selatan.

Brasil mendominasi dengan hadirnya dua nama yang diresmikan Arema FC yakni Thales Lira dan Wiliam Marcilio.

Baca juga: Kota Malang Apa Rio de Janeiro? Arema FC Disesaki Darah Brasil, Kontras dengan Persebaya Surabaya

Sedangkan satu nama asal Korea Selatan yakni Choi Bo-kyeong.

Ketiganya diperkenalkan Arema FC di waktu bersamaan yakni pada Senin (1/7/2024).

Di sisi lain, diperkenalkannya tiga penggawa asing anyar Arema FC belum berhenti sampai disitu saja.

Mengingat, masih ada beberapa nama dan beberapa slot yang belum terisikan.

Untuk beberapa nama yang santer deal merapat ke Arema FC uniknya juga berasal dari Brasil.

Lantas, dengan disesakinya skuad Arema FC oleh para pemain asal Brasil, mungkinkah sang juru taktik , Joel Cornelli bakal menyuguhkan gaya khas Brasil Jogo Bonito di Kota Malang?

Tentu, masuknya beberapa penggawa Brasil bakal mempermudah Arema FC jika akan memainkan skema jogo bonito khas Brasil.

Baca juga: Kota Apel Dapat Kiriman Kode: Aktornya Mantan Bertuah 2 Kali Juara Arema FC, Potensi Bakal CLBK?

Apa pengertian dari skema Jogo Bonito?

Jogo Bonito merupakan pepatah Portugis jika diterjemahkan memiliki arti permainan yang indah.

Dalam istilah di sepak bola, gaya main Jogo Bonito menekankan gaya permainan ekspresif yang tak bisa diajarkan melalui taktik.

Melainkan melalui keterampilan individu mulai dari passing satu sentuhan, pergerakan tanpa bola, dan kreativitas permainan.

Halaman
123