Meski didatangkan dengan cuma-cuma, secara kualitas, Joao Ferrari terbilang mempuni jika dijadikan suksesor Lucao.
Pasalnya, di gelaran Liga regonal Gozo (kepulauan di Malta), insting gol Joao Ferrari terbilang mematikan bagi seorang bek tengah.
Catat 5 gol dari 22 pertandingannya bersama Qala Saints FC di Liga Regional Malta atau liga 1 Malta setara divisi kedua Indonesia.
Meski bukan bermain di kasta tertinggi Liga Malta, Joao Ferrari pantas untuk didatangkan karena mampu catatkan rasio kebobolan lebih rendah dari jumlah laga yakni 17 kali kebobolan dari 22 laga di dua ajang berbeda.
Baca juga: Sesi Latihan PSIS Banjir Sorotan: Snex-Panser Curiga 1 Trial Digaet, Catut Bintang Timnas Indonesia
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google NewsÂ