Sebagaimana diketahui, Persib Bandung terakhir kali juara tepat satu dekade silam yakni pada gelaran Indonesia Super League (ISL) 2014.
Saat itu Persib Bandung menang melalui drama adu penalti atas Persipura Jayapura seusai bermain seri di babak normal dan extra time dengan skor 2-2.
Gelar juara itu merupakan penantian panjang Persib Bandung yang kala itu dilatih oleh Djajang Nurjaman.
Selain itu, gelar Djajang Nurjaman untuk Persib Bandung juga mengakhiri puasa mereka selama 19 tahun lalu saat terakhir kali diantarkan oleh pelatih lokal yakni Indra Thohir di tahun 1994.
Hal itu menandakan jika hingga saat ini belum ada satu pun pelatih asing pemberi gelar juara bagi Persib Bandung.
Kutukan itu kans sirna seketika andai kata
5. Potensi Juara seusai 10 Dekade Puasa Gelar
Fakta kelima yakni berkaitan dengan potensi Persib Bandung yang kans buka puasa gelar juara setelah 10 dekade terakhir.
Tepat 1 dekade Persib Bandung kans buka puasa gelar untuk para Bobotoh setelah terakhir kali mereka dapatkan kala dilatih Djajang Nurjaman 2014.
Buka puasa gelar ini bisa terealisasikan jika Persib Bandung sukses melibas dua leg di partai final menanti lawan antara Borneo FC dan Madura United.
6. David da Silva Semakin Dekat Jadi Top Skor
Keenam berkaitan dengan rekor pribadi David da Silva bersama Persib Bandung di Liga 1.
Meski tak catatkan namanya di papan skor kala melibas Bali United, David da Silva dipastikan menyegel satu gelar individu yakni top skor Liga 1 2023/2024.
Kepastian itu didapatkan sejak Flavio Silva dan Alex Martins gagal membawa Persik Kediri dan Dewa United ke babak championship series.
Kini hanya tinggal sosok David da Silva dalam lajur top skor dengan torehkan 27 gol di musim 2023/2024.
Catatan itu kans bertambah hingga genap 30 andai kata DDS mampu bukukan 3 gol di dua laga terakhir Maung Bandung di musim ini.
7. Kevin Ray Mendoza Kans Jadi Pemain ASEAN Pertama Juara Liga 1
Ketujuh berkaitan dengan catatan pribadi kiper anyar yang baru seumur jagung berkostum Persib Bandung, Kevin Ray Mendoza.
Kiper Timnas Filipina itu didatangkan oleh Bojan Hodak pada bursa transfer paruh musim lalu.
Ia menggeser Teja Paku Alam dari tempat utama dan menggusur Daisuke Sato dari skuad Persib Bandung.
Dengan melajunya Persib Bandung ke partai puncak semakin mendekatkan rekor pribadi Kevin Ray Mendoza sebagai pemain ASEAN pertama yang juara di era Liga 1.
Mengingat, kuota slot ASEAN wajib diisi oleh klub Liga 1 pada gelaran musim 2023/2024.
8. Start Buruk Jadi Mimpi Indah
Masuknya Bojan Hodak isi kursi kepelatihan Persib Bandung sukses ubah start buruk Maung Bandung jadi mimpi indah.
Seperti diketahui, sejatinya, kursi pelatih Persib Bandung pada awal musim dipegang oleh pelatih kenamaan asal Spanyol, Luis Mila.
Luis Milla yang digadang-gadang bakal bawa Persib Bandung juara di musim keduanya justru berikan start buruk bagi Maung Bandung.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu hanya berikan 3 kali seri untuk Persib Bandung di tiga laga awalnya.
Dan pada akhirnya, Luis Milla memutuskan untuk mundur dari kursi Maung Bandung digantikan sementara dalam tiga match oleh pelatih fisik, Yaya Sunarya.
Barulah, di pekan ke-7, Persib Bandung umumkan kedatangan pelatih anyar muka lama di Liga 1 asal Kroasia, Bojan Hodak.
Bojan Hodak berhasil diyakinkan manajemen Pangeran Biru untuk pergi dari kenangan indah yang ia ukir bersama Kuala Lumpur City FC.
Setelah masuknya Bojan Hodak skema Persib Bandung dari semula pakem modern dengan 3 bek sejajar diubah seketika menjadi klasik 4-3-3.
Hasilnya pun sangat terasa, Bojan Hodak selangkah lagi bakal ukir sejarah bersama Pangeran Biru di Liga 1 jika sukses keluar sebagai juara di musim 2023/2024.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya