TRIBUNWOW.COM - PSSI langsung merespons aksi tak terpuji yang dilakukan oleh pendukung Timnas U-23 Indonesia.
Para pendukung Timnas U-23 Indonesia banyak melontarkan tindakan rasisme terhadap pemain Guinea.
Hal itu menyusul kekalahan yang didapat Timnas U-23 Indonesia dari Guinea dalam laga play-off Olimpiade Paris 2024.
Timnas U-23 Indonesia takluk dari Guinea dengan skor tipis 0-1, Kamis (9/5/2024) dan membuat gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Baca juga: STY Masih Kesal dengan Keputusan Wasit saat Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea: Saya Tak Bisa Terima
Baca juga: Target Shin Tae-yong setelah Perpanjang Kontrak 3 Tahun, Begini Cara Timnas Lolos Piala Dunia 2026
Setelah laga, banyak netizen Indonesia yang membanjiri sosial media Guinea.
Menyikapi hal itu, PSSI pun langsung menyampaikan permohonan maaf kepada federasi sepak bola Guinea (FGF).
PSSI telah mengirim surat permintaan maaf secara resmi kepada FGF.
Surat tersebut dikonfirmasi melalui rilis resmi dari FGF.
"Beberapa jam setelah pertandingan, Federasi Sepak Bola Indonesia mengirimkan surat kepada Presiden Federasi Sepak Bola Guinea, Bapak Aboubacar Sampil. Dalam surat tersebut, Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia mengecam komentar rasistersebut dan meminta maaf kepada Guinea," dilansir BolaSport.com dari keterangan resmi dari FGF.
Selain itu, FGF juga mengunggah surat permohonan maaf resmi dari PSSI yang ditandatangani oleh Erick Thohir.
Secara resmi, PSSI mengucapkan selamat atas keberhasilan Guinea atas kelolosan nya ke putaran final Olimpiade 2024.
Surat dari PSSI tersebut disisipkan dalam sebuah tautan di rilis resmi FGF.
PSSI menulis surat nomor 2186/ULN/240/V-2024 dimulai dengan salam kepada FGF.
Baca juga: Rombongan Skuad Timnas U-23 Indonesia Tiba di Tanah Air, Witan Sulaeman Cs Dapat Sambutan Meriah
PSSI secara resmi menuliskan penyesalan dan permintaan maaf mengenai tindakan tak terpuji warganet Indonesia di media sosial.