TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial data yang menyebutkan seorang pemain Guinea, Alseny Soumah, mencuri umur saat laga melawan Timnas U-23 Indonesia, Kamis 9 Mei 2024.
Netizen pun ramai-ramai menyorot dugaan pencurian umur ini, lantaran jika benar terjadi, Guinea bisa batal lolos ke Olimpiade Paris 2024, dan digantikan Timnas U-23 Indonesia.
Lantas, benarkah Alseny Soumah melakukan pencurian umur? Simak faktanya berikut ini:
Baca juga: Target Shin Tae-yong setelah Perpanjang Kontrak 3 Tahun, Begini Cara Timnas Lolos Piala Dunia 2026
Fakta Dugaan Guinea Lakukan Pencurian Umur
Alseny Soumah diketahui turut mencatatkan penampilan dalam pertandingan yang berakhir kemenangan Guinea tersebut.
Pelatih Kaba Diawara memasukan Alseny Soumah dari bangku cadangan tepat pada awal babak kedua (46').
Pemain itu menggantikan Facient Conte yang kerap mendapatkan perwatan pada babak pertama.
Lantas penampilan Alseny Soumah mewarnai sisi sayap-kiri penyerangan Guinea hingga laga berakhir.
Kini, sosok Alseny Soumah menjadi perbincangan soal dugaan pencurian umur.
Dugaan ini bermula ketika laman Sofascore atau kerap digunakan untuk menyimak live skor pertandingan, mencantumkan data Alseny Soumah berusia 25.
Namun setelah dicek fakta, ternyata data tersebut merujuk kepada sosok Alseny Soumah yang lain.
Yap, jadi terdapat dua pemain asal Guinea yang bernama Alseny Soumah .
Untuk Alseny Soumah yang pertama, memang berusia 25 tahun dan membela klub lokal Guinea, Kaloum FC.
Ia memang pernah menjadi bagian skuad Timnas Guinea U17 hingga U20 di era tahun 2015 - 2017 lalu.
Walhasil patut dipahami mengapa terdapat kesalahan input data dari pihak Sofascore.
Sedangkan untuk Alseny Soumah yang kedua, merupakan pemain berusia 23 tahun dan membela klub lokal, Horoya AC.