Sepanjang 2023-2024, dia telah menjadi wasit pada 24 pertandingan dan mengeluarkan kartu kuning sebanyak 114, kartu kuning kedua 2 kali, dan tendangan penalti 3 kali.
Sepanjang tahun 2023-2024, Sivakorn Pu-Udom tidak pernah mengeluarkan hukuman kartu merah.
Kontroversi Sivakorn Pu-Udom
Selama menjadi wasit di perhelatan Piala Asia U23 2024, Sivakorn Pu-Udom beberapa kali mengeluarkan keputusan kontroversial yang disinyalir "membantu" Qatar.
Satu di antaranya, saat dirinya mengesahkan gol Mohammad Al-Manai, pemain Qatar ke gawang Yordania, pada menit ke-90+14.
Padahal, Sivakorn Pu-Udom hanya memberikan tambahan waktu selama 10 menit saja di babak kedua.
Keputusan kontroversial lainnya juga merugikan Timnas Indonesia ketika melawan Qatar di laga pembuka Piala Asia U23 2024.
Saat Sivakorn Pu-Udom bertugas menjadi wasit VAR, skuad Garuda Muda banyak mendapatkan keputusan kontroversial dari wasit utama Nasrullo Kabirov dari Tajikistan.
Indonesia juga menerima dua kartu merah dan satu hukuman penalti dalam laga ini.
Keputusan paling kontroversial terjadi ketika Ivar Jenner mendapatkan kartu kuning kedua setelah dianggap wasit utama Nasrullo Kabirov menginjak kaki pemain Qatar.
Padahal, dalam tayangan ulang, Ivar Jenner terlihat minim kontak dengan pemain Qatar.
Dalam pertandingan Indonesia melawan Uzbekistan pada 29 April lalu, wasit Sivakorn Pu-Udom pun menuai kontroversi, salah satunya membatalkan keputusan memberikan tendangan bebas bagi Indonesia.
Kontroversi lainnya, yakni saat wasit menganulir gol pemain timnas Muhammad Ferrari pada menit ke-61.
Setelah melihat tayangan VAR, wasit membatalkan gol Indonesia karena dinilai pemain dalam posisi offside.
Terbaru, saat Timnas U-23 Indonesia vs Uzbekistan, ada beberapa keputusan wasit yang merugikan Skuad Garuda, pertama penalti yang tidak jadi, lalu gol dianulir, dan terakhir Rizky Ridho dikartu merah.