TRIBUNWOW.COM - Guinea yang punya 21 pemain abroad tentu patut menjadi kewaspadaan tersendiri bagi Timnas Indonesia U-23 yang akan menjadi lawannya dalam Playoff Olimpiade Paris 2024 kelak.
Dilansir TribunWow.com, Timnas Indonesia U-23 bakal bertemu dengan Guinea setelah kalah dari Irak pada laga perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Abdullah bin Khalifa Stadium, Qatar pada Kamis, 4 Mei 2024 lalu.
Timnas Indonesia U-23 harus takluk dengan skor 1-2 berkat dua gol dari Irak yang dicetak oleh Zaid Tahseen di menit ke-27 dan Ali Jassim di menit ke-96.
Baca juga: Kalah dari Irak di Piala Asia, Timnas U-23 Indonesia Kena Ejek Media Asing: Bahaya di Awal Saja
Sedangkan Timnas Indonesia U-23 sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Ivar Jenner di menit ke-19 yang memanfaatkan bola muntah di luar kotak penalti Irak.
Kekalahan dari Irak membuat Timnas Indonesia U-23 menempati peringkat keempat tim terbaik gelaran Piala Asia U-23 2024.
Di sisi lain, hasil kekalahan dari Irak membuat peluang Timnas Indonesia U-23 untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 akan semakin menipis.
Pasalnya, satu-satunya jalan yang harus ditempuh oleh Timnas Indonesia U-23 ialah mengalahkan wakil dari Afrika, yakni Guinea.
Pertandingan Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea akan digelar di Stade Pierre Pibarot, Prancis pada Kamis, 9 Mei 2024 mendatang.
Tentu, laga melawan Guinea bakal menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia U-23 sebelum bisa lolos ke Olimpiade Paris 2024 kelak.
Baca juga: Jadwal Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea, Skenario Terakhir Garuda Muda Lolos ke Olimpiade Paris 2024
Pasalnya, Guinea yang menempati peringkat ke-76 dunia tersebut bakal merepotkan Timnas Indonesia U-23 dengan pemain-pemain yang dimiliknya.
Diketahui dari Transfermarkt, ada 20 pemain Guinea yang berkarier di luar negeri alias abroad dari 27 nama yang dipanggil untuk ajang Playoff Olimpiade Paris 2024 kelak.
Negara-negara benua Eropa seperti Prancis, Yunani, hingga Turki menjadi destinasi abroad para pemain Guinea.
Setidaknya ada empat nama pemain Guinea yang berkarier di Prancis, seperti Elhadj Bah (Dunkerque), Lassana Diakhaby (Valenciennes), Ousmane Camara (FC Annecy), serta Madiou Keita (Auxerre B).
Selain itu, sosok pemain Guinea yang berkarier di Liga Yunani seperti Aguibou Camara dan Algassime Bah berpotensi merepotkan Timnas Indonesia U-23 kelak.
Jika dibandingkan dengan Timnas Indonesia U-23, skuad Garuda muda hanya memiliki segelintir nama yang berkarier di luar negeri.