Terkini Nasional

Respons PDIP saat Jokowi Disebut Sudah Jadi Keluarga Partai Golkar, Beri Kritik dan Minta Mundur

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jokowi dan Airlangga Hartarto makan siang bersama di Kebun Raya Bogor, Sabtu (6/1/2024)

"Untung saja rumahnya kokoh tegak, sekarang setelah pesta selesai (Pemilu 2024 -red), orang pada pulang ke rumah masing-masing. Mereka (Jokowi dan Gibran) cari-cari tumpangan, maksa-maksa masuk rumah yang sudah berpenghuni," imbuhnya.

Andreas berpendapat, Golkar memang membutuhkan figur Jokowi sebelum digelarnya Pemilu 2024.

Ia pun bingung kenapa Golkar saat ini masih memerlukan kehadiran Jokowi dan keluarga di dalam partai.

"Sebelum pemilu kemarin, memang Golkar butuh Jokowi dan berlindung pada Jokowi. Tetapi apakah sekarang masih juga tingkat kepentingannya sama?," imbuhnya.

Baca juga: Kata Pengamat soal Hubungan Jokowi dan Megawati, Bisakah Prabowo Menjembatani?

JK: Semua Orang Boleh

Sementara itu, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) justru memberikan respons santai terkait klaim Airlangga tersebut.

Ia menyebut semua orang bisa masuk ke Partai Golkar, termasuk Jokowi dan Gibran.

JK menegaskan Golkar merupakan partai yang terbuka untuk semua kalangan.

"Semua orang, kau juga bisa masuk Golkar. Golkar itu partai terbuka, boleh masuk. Semua orang boleh masuk," tutur JK kepada awak media di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (25/4/2024).

Kemudian, saat disinggung peluang Jokowi menempati posisi strategis di Golkar, JK enggan berkomentar banyak.

Menurut JK, hak itu merupakan urusan pimpinan partai.

"Terserah pimpinannya," terangnya.

(Tribunnews.com/Jayanti Tri Utami/Yohannes Listyo Poerwoto/Muhammad Deni Setiawan)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Disebut Sudah Jadi Keluarga Golkar, 2 Politisi PDIP Beri Kritik, JK Tanggapi Santai